KONTROVERSI TUAN RUMAH PIALA DUNIA 2022

Sony, Adidas, dan Sponsor Besar FIFA Tuntut Kejelasan Qatar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 09 Juni 2014, 19:38 WIB
Sony, Adidas, dan Sponsor Besar FIFA Tuntut Kejelasan Qatar
net
rmol news logo Badan sepakbola dunia FIFA berada di bawah tekanan dari sejumlah sponsor besar menyusul kontroversi yang muncul terkait pemilihan Qatar sebagai tuan rumah perhelatan Piala Dunia tahun 2022 mendatang.

Pasalnya, lima sponsor besar yakni Sony, Adidas, Coca-Cola, Visa, dan Hyundai/Kia menuntut FIFA melakukan investigasi atas persoalan tender dan dugaan korupsi dalam hal tersebut.

Qatar diketahui terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 pada Desember 2010 lalu, mengalahkan pesaingnya yakni Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Wakil presiden FIFA, seperti dikutip BBC (Senin, 9/6), Jim Boyce sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa dirinya akan mendukung pemungutan suara ulang untuk penentuan tuan rumah Piala Dunia 2022 bila dugaan kecurangan dan korupsi terbukti.

Salah satu sponsor, yakni perusahaan pakaian olahraga asal Jerman Adidas menyebut bahwa isu negatif yang muncul di FIFA berdampak buruk pada mitra-mitranya. Adidas sendiri memiliki kontrak panjang dengan FIFA hingga tahun 2030 mendatang.

Diketahui dugaan korupsi dan penyimpangan mengenai pemilihan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 mencuat terutama setelah surat kabar The Sunday Times menyebut mantan wakil presiden FIFA Qatar, Mohamed bin Hammam, membayar £ 3 juta kepada pejabat sepak bola di seluruh dunia untuk membantu memenangkan dukungan bagi Qatar pada pemilihan tahun 2010 lalu. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA