Meski Deschamps sempat pesimis terhadap skuadnya menjadi unggulan pada turnamen empat tahunan nanti. Tapi, dia akan berusaha memaksimalkan penampilan anak asuhnya. Salah satunya dengan menurunkan para pemain muda dalam usia produktif yang haus akan gelar juara.
“Kami mungkin bukan favorit juara, tapi kami akan membuat kejutan dengan menurunkan pemain muda yang punya talenta, bersemangat dan produktif,†kata Deschamps dikutip
Francaise de Football.Keputusan Deschamps mengutamakan skuad muda dalam timmya akan diuji pada laga pembuka Prancis melawan Honduras pada 15 Juni.
Terakhir kali Prancis menang di putaran grup Piala Dunia adalah saat melawan Togo pada tahun 2006. Sejak saat itu Prancis bukan lagi berada di antara tim elit dunia dan terlempar dari peringkat 10 besar FIFA, dan saat ini Prancis berada di peringkat 16, di bawah Belgia dan Chile.
Bintang Bayern Munich yang juga squad langganan tim Ayam Jago, Franck Ribery berharap bisa membimbing para pemain muda Prancis yang dipanggil berangkat ke Piala Dunia 2014 pada Juni mendatang.
Ribery ingin memberikan pengalaman bagi pemain yang belum punya banyak jam terbang dalam karir internasional.
Dia tak ingin para pemain muda Prancis nanti menjadi merasa terbebani karena bertarung mewakili negaranya di Piala Dunia.
“Jersey biru bisa menambah beban di pundak pemain muda. Akan ada banyak tekanan dan sangat tidak mudah mengatasinya. Jadi saya berusaha menempatkan posisi mereka (pemain muda) sesuai dengan porsinya,†kata Ribery.
Pada Piala Dunia Juni nanti, Prancis tergabung dalam Grup E bersama Peringkat 28 Dunia, Ekuador; Peringkat 32 dunia, Honduras; dan lawan terberat mereka di penyisihan Grup, Swiss yang saat ini menempati urutan delapan terbaik dunia. ***
BERITA TERKAIT: