"Ada tim ke sana yang memantau turap di atas tanggul yang tergerus. Kira-kira 50 meter kerusakannya akibat air yang deras dari Ciliwung," ujar Lurah Kebon Baru, Bambang Suhada kepada wartawan di lokasi, Rabu (22/1).
Bambang juga menyampaikan, sebagian rumah yang ada di dua RW dan lokasi pengungsian warga di SDN Kebon Baru kini terkepung banjir imbas tanggul jebol. Akibatnya, pengungsi terisolir. Diperkirakan, turap mengalami pergerusan sejak pukul 22.30 WIB tadi malam.
Selain itu, pasar pagi yang berada di Jalan H Dalam juga harus dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi.
Di tanggul ini sebenarnya terdapat enam buah pompa air otomatis tapi tidak bisa berfungsi. Belum lagi, air yang meluap juga merendam keenam pompa tersebut.
Sudah hampir sepekan banjir melanda wilayah ini. 5 ribu warga di enam RW dan 40 rt terpaksa diungsikan. Mereka tersebar di SDN 04, 011 dan di sejumlah masjid serta pelataran rumah warga. Sayangnya, salah satu lokasi pengungsian yakni di SDN 011 pun tertutup oleh banjir.
[wid]
BACA JUGA: