Raikkonen dikabarkan sudah mulai menjajal mesin simulator dari tim berjuluk Kuda Jingkrak tersebut. Pebalap berusia 34 tahun itu diam-diam sudah menghabiskan waktu lebih dari tiga hari dengan para insinyur Ferrari di Maranello.
“Ada banyak hal yang harus dilakukan, tapi porsi kali ini tidak jauh berbeda dibandingkan dengan di masa lalu. Buat saya, kedatangan kali ini ke Maranello juga menjadi kesempatan untuk bersama-sama tim dan bekerja dengan senang hati dengan banyak teman-temanku yang ada di sini,†tutur Raikkonen.
Pekan ini dia nampak puas dengan langkahnya untuk berjibaku bersama teknisi tim. Hal itu dilakukan demi persiapan yang maksimal saat balapan nanti. Bahkan tak tanggung-tanggung Raikkonen turun langsung bersama para teknisi Ferrari di Maranello.
Pebalap yang dua musim sebelumnya membela Lotus ini merasa bahagia karena telah merasakan mesin simulator. “Bagi saya ini sangat menyenangkan bisa kembali bekerja,†kata Raikkonen di
Autosport.Berbeda tim tentu berbeda peraturan. Tepat sekali sebelum balapan dimulai Raikkonen sudah berusaha beradaptasi dengan merapat bersama tim Ferrari yang kembali menaunginya. “Saya memulai dengan membiasakan diri, saya gunakan seluruh sistem dan prosedur baru yang akan kami gunakan pada musim ini. Dari sudut pandang itu, simulator sangatlah berguna,†imbuh juara dunia F1 2007 bersama Ferrari tersebut.
Pebalap yang telah tiba di pangkalan Ferrari sejak Minggu pagi waktu setempat disebutkan hari ini adalah hari terakhir pebalap yang kerap dijuluki Ice Man itu berada di Maranello. Meski telah bersama-sama dengan tim tapi Raikkonen mengaku belum melakukan pekerjaan intens dalam kunjungannya ke Maranello.
Raikkonen sendiri pernah berkerja sama dengan Scuderia (julukan Ferrari) pada periode 2007-2009 sebelum kembali ke persaiangan F1 pada 2012 untuk membela Lotus. ***
BERITA TERKAIT: