“Jika saya bermain seperti yang saya lakukan minggu ini (Brisbane), saya punya kesempatan melakukan ‘kekacauan’ pada beberapa pemain,†ucapnya kepada Iafrica.
Kini, petenis tuan rumah itu sedang diliputi euphoria kemenangan yang sangat luar biasa, yang membuatnya kini disejajarkan dengan petenis top lainnya. “Kemenangan kemarin hanya memberi saya lebih banyak kepercayaan diri. Saya masih pantas berada dengan petenis-petenis terbaik dunia.â€
Sementara bagi Federer, kekalahannya atas Hewitt tak lantas membuatnya putus asa. Malah dia menjadikannya sebagai motivasi menyongsong gelaran Australia Terbuka.
Federer yang kalah tiga set dari Hewitt tidak ingin larut dalam kekalahan itu. Baginya, turnamen Brisbane International hanyalah ajang pemanasan sebelum Australia Terbuka bergulir. “Saya masih sangat lapar gelar dan bersemangat mengikuti Australia Terbuka pekan depan,†katanya.
Ketika disinggung bagaimana kans-nya saat berlaga di Melbourne, petenis 32 tahun itu ogah memprediksi terlalu jauh. “Saya mikirkan bagaimana bisa bermain baik.†***
BERITA TERKAIT: