Vika, sapaan Azarenka, dipaksa bermain ekstra keras mengatasi perlawanan sengit Jankovic di babak semifinal yang digelar Queensland Tennis Center, Brisbane.
Usaha Vika sepanjang tiga set selama dua jam lima menit tak sia-sia, dia merengkuh kemenangan dengan skor akhir 1-6, 6-3, 6-4.
Jankovic sebenarnya mengawali permainan dengan baik. Petenis 28 tahun itu sukses menghabisi Azarenka pada set pertama, dalam waktu kurang dari setengah jam.
Namun, memasuki set kedua Azarenka mulai menemukan ritme permainannya. Bahkan, petenis jelita 34 tahun itu mampu mematahkan servis Jankovic sebanyak tiga kali, sebelum menutup game kedua dengan skor 6-3.
Pada set ketiga, Azarenka sempat terlihat akan menang mudah ketika dia memimpin jauh 5-1. Tapi, Jankovic membuat kejutan dengan memangkas selisih poin menjadi 4-5.
Namun, Azarenka tak membiarkan dominasi lawannya. Dia akhirnya memastikan kemenangan setelah bola pukulan Jankovic menyangkut di net.
“Aku selalu ingin bermain melawan pemain terbaik setiap minggu,†kata Azarenka kepada
livesports.com. Di babak final, Azarenka akan berhadapan dengan Serena Williams yang sukses memupuskan harapan Maria Sharapova dengan kemenangan dua set langsung 6-7, 7-6.
Sementara itu di tempat berbeda, petenis cantik asal Serbia, Ana Ivanovic akan menantang Venus Williams di final Auckland Classic 2014. Kepastian itu setelah keduanya berhasil melewati rintangan di babak semifinal.
Ivanovic, yang merupakan mantan dunia No.1 dunia menang atas Kirsten Flipkens dengan skor 6-0 , 7-6.
Sementara Venus lebih beruntung ketika lawan yang juga merupakan unggulan kelima, Jamie Hampton mundur akibat mengalami cedera punggung.
Menilik rekor pertemuan keduanya, Ivanovic lebih diunggulkan. Dari sembilan pertemuan yang sudah dilakoninya petenis peringkat 16 dunia itu sudah mengemas delapan kali kemenangan.
Kendati begitu, dia tidak mengesampingkan peluang kakak kandung Serena Williams di turnamen pemanasan jelang Grand Slam Australia Terbuka, akhir bulan ini.
“Saya berharap bisa melewati rintangan berat ini melawan Venus di final,†ungkap Ivanovic dikutip
Super Sport. ***
BERITA TERKAIT: