Sharapova sudah memutuskan bekerjasama dengan Groenveld setelah memutuskan tidak dilatih Thomas Hogstedt lagi. Keputusan itu juga membuat petenis asal Rusia itu yakin mampu mendapatkan hasil yang maksimal.
Keyakinan Sharapova memang bukan tanpa alasan, rekam jejak Groeneveld yang pernah membesut petenis-petenis ternama seperti Ana Ivanovic, Caroline Wozniacki, Monica Seles, dan Mary Pierce seakan menjadi garansi baginya.
“Dia datang sebagai orang yang berpengalaman. Salah satu hal yang saya sukai dari dia adalah ketika melatih dan melawan saya. Dia selalu memberikan pembinaan kepada.
Saya juga menyukai orang yang berkata jujur,†ujar Sharapova seperti dikutip
Iafrica, kemarin.
Kendati demikian, Masha sapaan akrab Sharapova tidak lantas menjanjikan kemenangan. Pasalnya, dia telah absen selama dua tahun beruntun dalam turnamen pemanasan sebelum Australia Open digelar.
Sharapova menjadikan Brisbane Internasional sebagai pemanasan sebelum berlaga di Australian Open 2014. Ajang ini juga menjadi turnamen pertamanya setelah absen selama empat bulan karena cedera bahu.
Namun, petenis peringkat empat dunia itu tidak berjanji akan langsung temukan performa terbaiknya seperti ketika memenangkan empat trofi Grand Slam. “Saya ingin memperlihatkannya selama persiapan, mencoba menampilkannya di lapangan secepat mungkin,†katanya di eurosport. ***
BERITA TERKAIT: