Hasil Buruk Taekwondo di SEA Games Dipertanyakan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 26 Desember 2013, 20:58 WIB
Hasil Buruk Taekwondo di SEA Games Dipertanyakan
net
rmol news logo Mantan pemain taekwondo nasional Joseph Hungan turut prihatin atas prestai buruk tim taekwondo Indonesia di ajang SEA Games 27 Myanmar.

"Di SEA Games lalu kita mencapai enam emas  kok sekarang jadi nol?" tanya Joseph dengan nada kecewa kepada wartawan.

Joseph yang juga aktor laga mengakui ketika dirinya ditunjuk sebagai Manajer Tim Nasional Sea Games 2011, persiapan tim Taekwondo ditandai dengan kehadiran  berdirinya Yayasan Universal Taekwondo Indonesia (YUTI) gagasan Grand Master Lioe Nam Khiong. Ketika itu PB TI dan YUTI dapat bersinergi dan meraih enam emas, tiga dari kategori poomsae dan tiga dari kyorugi.
 
"Saya melihat GM Lioe menjadi tokoh penting dibalik suksesnya tim 2011. Beliau menurut saya turun tangan langsung mengawasi secara penuh taekwondoin yang ditempa di Pelatnas," kata Joseph.

Joseph juga heran, lima dari enam peraih medali emas di Sea Games 2011 yang saat ini berlatih di UTI Pro  tidak diturunkan di Myanmar.

"Kita ini kan mengedepankan merah putih bukan PB TI atau UTI Pro. Kenapa seperti ini hasilnya? Kalau memang PBTI mampu berprestasi tanpa UTI Pro tentunya kita bangga," ungkap pemegang Sabuk Hitam DAN VI Kukkiwon.

Prestasi buruk tim taekwondo nasional di SEA Games 27 Myanmar mendapat sorotan hanya meraih tiga perak dan tujuh perunggu. Perolehan itu melenceng dari target awal yaitu tiga emas. Bahkan pada SEA Games 26 di Jakarta-Palembang Indonesia meraih enam emas. [dem]

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA