Namun, pengorbanan dari wakÂtu sampai materi yang dia curahkan seolah tak direspon positif berupa dukungan dari para petinggi organisasi cabang loncat indah. Alhasil, kontingen loncat indah Indonesia hampa kepingan emas.
Mereka hanya meraih dua peÂrak dan empat perunggu. Dua peÂrak itu diraih Eka Indah/Dewi SeÂtÂyaningsih dari kelas 3m synÂcro beregu putri dan AndriÂyan/Adityo Restu Putra dari 10 meter singkro beregu putra.
Sementara medali perunggu maÂsing-masing diraih Eka Indah dari kelas 3 meter individu, SuÂkran Jamjami dari individu kelas 3m dan dua sisanya diraih Adityo.
“Dengan berat hati saya kaÂtaÂkan, puas dengan hasil yang kaÂmi dapatkan di Sea Games MyanÂÂmar ini,†kata Harly kepaÂda
Rakyat Merdeka di Myanmar, kemarin.
Padahal, lanjut dia, peluang InÂdonesia meraih medali sebeÂnarÂnya bisa lebih daripada ini bahkan bisa menandingi MalayÂsia yang menjadi juara umum. “Tapi baÂgaimana mungkin kami bisa meÂnandingi mereka yang memang mempersiapkan atlet dengan saÂngat baik? Persiapan kami, cuma seadanya,†ungkapnya.
Seperti, sarana dan prasarana latihan yang sampai saat ini beÂlum ada pembenahan. Bahkan, untuk mendatangkan pelatih asal China dia harus mengocek kanÂtongya dalam-dalam demi meÂningÂkatkan skill para atletnya.
“Pemakaian pelatih China ini berdasarkan inisiatif saya. Saya sendiri juga belum tahu sumber uang untuk membayar gajinya. Tapi biar Tuhan saja yang mengÂatur,†ungkapnya.
Untungnya, selama persiapan atlet, ada saja dana bantuan dari beberapa pihak yang mau meÂnyiÂsihkan anggarannya untuk pemÂbinaan para atlet. “SebenerÂnya saya tak ingin berbicarakan soal ini. Tapi apa boleh buat, saÂya hanya prihatin atas minimnya perhatian dari petinggi terhadap olahraga ini,†ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Andriyan mengakui bahwa tim mana pun akan kesulitan untuk menghadang laju peloncat indah Malaysia. “Mereka tangguh berÂkat sistem pelatihan yang terus menerus, tidak hanya saat akan menghadapi SEA Games, berbeÂda dengan kita atlet Indonesia,†kata Andriyan, lulusan SMA RaÂgunan 2012 itu. ***
BERITA TERKAIT: