"Pertandingan besok sulit diprediksi. Yang jelas kami sudah berada di puncak. Segala sesuatunya bisa terjadi pada pertandingan nanti," kata manajer Timnas Maroko, Maiza Mohammad, di Palembang sebagaimana dikutip kantor berita
Antara (Sabtu, 28/9).
Keinginan Maroko untuk memberikan kejutan kepada Indonesia bukan tanpa alasan. Maiza mengatakan bahwa kekalahan 0-1 atas tim Garuda Muda pada pertandingan penyisihan pertama Grup B, akan dibayar tuntas oleh Maroko di final nanti. Pun begitu, ia tidak mau memberitahu strategi khusus apa yang akan diterapkan.
"Kami fokus menyiapkan tim untuk pertandingan nanti. Jika ditanya strategi dan pemain lawan yang diwaspadai, lihatlah di pertandingan nanti," katanya.
Timnas Maroko setelah kalah dari Indonesia langsung bangkit. Pada pertandingan penyisihan kedua, Al Asbahi Anas dan kawan-kawan mampu mengalahkan Palestina dengan skor 3-1. Hasil tiga angka inilah yang mengantarkan tim asal Afrika ini ke semifinal.
Pada semifinal, anak asuh Benabich Hassan ini ditantang oleh Arab Saudi. Maroko pada pertandingan ini mendapatkan perlawanan yang sengit. Pertandingan pun harus melalui perpanjangan waktu. Berkat ketenangan, Maroko akhirnya lolos ke final setelah menang 1-0.
Maiza Mohammed menjelaskan tim yang dibawa ke Indonesia ini merupakan tim yang dipersiapkan untuk Olimpiade 2016. Sebelum turun di ISG 2013, tim ini telah menjalani pemusatan latihan yang cukup panjang.
[ian]
BERITA TERKAIT: