Lotus Kasih Nilai 10 Untuk The Ice Man

FORMULA ONE

Minggu, 04 Agustus 2013, 08:31 WIB
Lotus Kasih Nilai 10 Untuk The Ice Man
Romain Grosjean
rmol news logo Gagal memenangi satu seri pun di 10 balapan pertama, pebalap Lotus, Romain Grosjean yakin segera kembali meraihnya. Sudah ada tanda-tanda positif dari ke arah kemenangan itu. Prestasi terbaik Grosjean adalah dua kali finis di urutan ketiga pada balapan di Bahrain dan Jerman adalah modal keyakinannya.

Apalagi di dua seri terakhir, usai meraih podium di Jerman, trennya berlanjut dengan meraih posisi start ketiga di Hongaria, meski hanya finis keenam karena mendapatkan penalti.

“Pastinya kami punya sejumlah momen sulit, dan mungkin hasil-hasil selama ini tidak selalu layak didapatkan tim. Tapi potensi bisa finis terdepan selalu ada,” katanya, dikutip Crash, kemarin.

Pebalap asal Prancis itu yakin, di sembilan seri tersisa mobilnya akan berada di level sama dan berkembang cukup bagus.

“Saya semakin nyaman di mobil tiap kali mengemudikannya. Itu pertanda bagus. Setelah melihat performa kami dalam beberapa balapan terakhir, sejujurnya saya yakin kemenangan pertama sudah dekat.”

Seri balapan Formula 1 berikutnya akan digelar di Sirkuit Spa, Belgia, pada 25 Agustus mendatang.

Masih dari Lotus, tim asal Inggris itu mengaku amat puas dengan kinerja yang ditunjukkan salah satu pebalapnya, Kimi Raikkonen. Bahkan di paruh pertama musim ini mereka memberikan nilai sempurna, 10 kepada Raikkonen.

Setelah sepuluh seri berjalan, Raikkonen naik podium enam kali. Pebalap Finlandia berusia 33 tahun itu juga menjadi pemenang balapan pembuka di Australia.

Raikkonen jadi pebalap terdekat yang bersaing dengan juara bertahan Sebastian Vettel di klasemen sementara. Dia telah mengumpulkan 134 poin, terpaut 38 poin dari Vettel.

“Saya harus memberi Kimi poin 10 dari maksimal 10. Dia sudah melakukan pekerjaan yang hebat sejak awal musim dan keberhasilannya meraih poin di 27 seri secara beruntun sudah menjelaskan itu semua,” sahut principal tim Lotus, Eric Boullier.

Menurutnya, apa pun yang terjadi, pebalap berjuluk Ice Man itu selalu ada di sana, seperti di lap-lap akhir di GP Monako. “Dia punya peran besar dalam mendorong kemajuan tim, dan tentu saja memiliki karakter sepopuler itu di tim juga menguntungkan.” [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA