Pelatih timnas Tahiti, Eddy Etaeta yakin Spanyol masi memiliki perasaan dan akan menghormati anak-anak asuhnya yang kali pertama berlaga di kompetisi Piala Konfederasi. Menurutnya, tim Matador tidak akan melakukan hal itu saat melawan Tahiti. Eddy Etaeta menilai pelatih La Furia Roja, Vicente Del Bosque, merupakan orang yang penuh rasa hormat. Dia menilai, memberondong gawang tim besutannya bukanlah merupakan suatu target bagi tim sebesar Spanyol.
“Mencetak banyak gol ke gawang Tahiti bukan target Spanyol. Saya rasa Spanyol, juara dunia, menghormati kami. Saya tahu Vicente Del Bosque. Dia adalah orang yang rendah hati dan penuh rasa hormat,†ungkapnya di
SuperSport.
Timnas Spanyol memang difavoritkan saat menghadapi Tahiti di ajang Piala Konfederasi 2013. Namun bagi Pedro, La Roja harus waspada menghadapi negara Polinesia tersebut. Dia menilai, Predikat sebagai tim terlemah yang disandang Tahiti dirasa Pedro bisa menjadi bumerang bagi timnya.
“Benar jika kami difavoritkan. Tim kami harus bermain normal, kami menghormati lawan,†ujar penyerang Barcelona tersebut.
Dituturkannya, pihak Spanyol dituntut mengamankan tiga angka jika ingin lolos ke semifinal. Meski difavoritkan bakal melewati Tahiti dengan mudah, menurut Pedro,
La Roja harus tetap waspada dan tidak cepat puas. “Mereka (Tahiti) memiliki pemain yang cepat seperti yang kami lihat saat melawan Nigeria dan itu akan menyulitkan kami,†tandasnya.
Sekedar catatan, Di rangking FIFA, Spanyol menduduki peringkat pertama. Sedangkan Tahiti yang hanya memiliki seorang pemain profesional menduduki peringkat ke-138. Sebagai gambaran, Indonesia berada di peringkat ke-170. laga pertama mereka kemarin.
Gawang Tahiti kemasukan enam gol oleh Nigeria meski mereka sanggup mencuri satu gol. Pada laga kedua, Tahiti yang mewakili Oseania, akan menghadapi tim terkuat di dunia saat ini, Spanyol. Banyak orang menilai Spanyol akan berpesta gol ke gawang Tahiti. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: