Pertandingan ini menjadi laga terakhir Abidal bersama Barca musim 2012/2013. Pasalnya musim depan kontraknya bersama Los Blaugrana tidak akan diperpanjang. Meski sempat ditawarkan menjadi staff Barca, namun Abidal menolak karena masih ingin menjadi pemain dan merumput bersama juara La Liga itu.
Pada jornada terakhir, Abidal masuk pada paruh kedua menggantikan Gerrard Pique di menit ke-76 setelah Barca mengungguli Malaga 4-1. Kemenangan diraih berkat gol yang disumbangkan oleh David Villa, Fabregas, Martin Montoya dan Ander Iniesta, sementara gol Malaga diciptakan oleh Pedro Morales.
Ketika peluit panjang berbunyi, seisi Nou Camp serentak memberikan aplaus kepada bek 33 tahun asal Prancis tersebut. Sebagai balasan, Abidal pun mengutarakan rasa terima kasihnya atas dukungan padanya selama menjalani operasi transplantasi hati
“Saya ingin berterima kasih atas seluruh dukungan kalian semua sepanjang masa, saya menjalani enam tahun yang luar biasa dan terima kasih banyak untuk publik Catalan,†ujar Abidal usai melakukan lap of honour.
Performa Abidal memang merosot drastis semenjak dirinya menjalani operasi pengangkatan tumor, oleh karena itu pihak tim menawarkan posisi dibalik layar, namun bek asal Prancis itu menolak.
Pelatih Blaugrana, Tito Vilanova mengaku sempat mengalami dilema ketika klub memutuskan tidak akan memperpanjang kontrak Abidal. “Satu hal yang bisa saya katakan bahwa ini adalah keputusan yang sangat berat, sangat menyakitkan bagi kami untuk mengambil keputusan itu. Saya sangat berharap dia bisa menuju klub lain dan menunjukkan bahwa dia masih bisa bermain di level tinggi,†papar Villanova.
Terjawab semua keraguan terhadap Villanova. Dirinya sempat dinilai tidak bisa menggantikan posisi Pep Guardiola yang lebih dulu meninggalkan Blaugrana, oleh legenda asal Belanda Johan Cruyff.
Namun Villanova menjawab semua ‘kritik pedas’ itu dengan mempersembahkan gelar juara La Liga dan finish dengan koleksi 100 poin untuk Barca musim ini. “Jika dulu ada orang yang menantang saya untuk menyamai rekor Real Madrid dengan meraih 100 poin dalam semusim, saya pasti akan mengatakan dia gila. Namun ini adalah partai kandang terakhir kami dan Barcelona selalu bermain bagus di kandang,†Ujar Villanova. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: