Pasalnya, pada laga itu berteÂpatÂan dengan peringatan 20 tahun karir sang bintang. Tentu, keÂmenangan adalah kado terinÂdah bagi Totti. Terkait itu, kiper Juventus, Gianluigi Buffon meÂlonÂtarkan pujian kepada Totti, top skor kedua sepanjang masa Seri A, yang disebutnya tetap tampil oke kendatipun usianya tak lagi muda.
“Kita datang dari sebuah geÂnerasi yang beruntung. Memang benar bahwa setiap musim seÂtelah seorang pesepakbola berÂusia 30 tahun seperti harus dikÂaÂliÂkan tujuh, tapi kau sepertinya justru melangkah ke belakang alih-alih menua. Kau telah meÂnempatkan dirimu dalam sejarah sepakbola Italia, di masa kini dan di masa depan kau adalah seorang pemain yang tak perlu diragukan lagi kemampuannya,†pujinya di Football Italia.
Sementara itu, bagi Totti, haÂnya Messi yang bisa melakukan sesuatu yang tak bisa dia lakuÂkan. Striker Barcelona itu sejauh ini telah mencetak 211 gol bagi klubnya di liga, dan akan terus bertambah mengingat usianya baru 25 tahun.
“Hanya ada satu pemain yang bisa melakukan sesuatu yang tak akan pernah bisa aku lakukan dan dia adalah Messi. Aku pikir tidak ada pesepakbola yang bisa aku tempatkan di atas urutanku.
Tapi angka-angka catatan itu telah berbicara dengan sendiriÂnya,†katanya.
Selain itu, Totti juga mengoÂmenÂtari bintang baru Italia, MaÂrio Balotelli. Menurutnya, peÂmain AC Milan itu bisa menjadi pemain besar, asalkan mampu mengendalikan diri.
“Aku akan mengatakan bahwa dia bisa menjadi seorang yang feÂnomenal, tapi itu semua terÂgantung pada sikap dan periÂlaÂkuÂnya. Sepakbola juga tentang hal-hal yang Anda lakukan di luar lapangan,†imbuhnya.
Sekedar catatan, Totti genap 20 tahun bermain di Seri A sejak debutnya pada 28 Maret 1993. Kapten AS Roma tersebut juga kini telah berusia 36 tahun, tapi aksi-aksinya di lapangan masih terbilang oke dan prima.
Baru-baru ini dia meÂmeÂcahÂkan rekor Gunnar Nordahl deÂngan 226 golnya, dan masih mungÂkin bertambah. Dia pun terÂcatat sebagai pencetak gol terbanyak kedua di Seri A, hanya terÂpaut 48 gol dari pemegang reÂkor terbanyak gol Seri A, Silvio Piola. [Harian Rakyat Merdeka]