“Akan sangat sulit melawan tim-tim di zona degradasi. MereÂka sedang berjuang untuk bertaÂhan di kasta tertinggi dan kami beÂrÂjuang untuk finis di empat beÂsar. Kami mungkin favoritnya, tapi kami tahu itu tidak akan jadi pertandingan yang mudah. Tapi jika bermain dengan permainan sendiri, kami bisa mencetak baÂnyak gol,†terang Diaby di situs resmi klub.
Arsenal memang masih domiÂnan dari Reading di lanjutan Liga PreÂmier. Pertandingan antara keÂdua tim belakangan juga mengÂhasilkan banyak gol. Di dua perÂtemuan terakhir di semua komÂpetisi, laga antara Arsenal kontra Reading sudah menghasilkan 19 gol.
Selain itu, Arsenal telah meÂmeÂnangi semua laga di 11 perteÂmuan di laga kompetitif melaÂwan ReaÂding, termasuk dua keÂmeÂnangan di musim ini. Dua perÂtemuan anÂtara Arsenal dan Reading di muÂsim 2012-2013 suÂdah menciptaÂkan 19 gol, dengÂan Theo Walcott dan Santi CaÂzorÂla masing-masing mencetak hatÂtrick untuk Arsenal di perteÂmuÂan itu.
Reading juga sudah kebobolan gol di Liga Premier lebih banyak saat melawan Arsenal (16 gol) daÂriÂpada melawan tim lain. TiÂdak ada tim yang menghadapi shot on goal lebih banyak dariÂpaÂda ReaÂding di lima liga top EroÂpa musim ini. Arsenal punya rata-rata pengÂuaÂsaan bola tertinggi di Liga Premier musim ini (57,9%), seÂmenÂtara Reading yang terendah (39,4%). [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: