Tanpa mau memperpanjang polemik, Terry langsung meminta maaf kepada para penggemar Chelsea. Akibat kartu merah tersebut, Terry dipastikan tidak bisa membela klub London itu dalam final Liga Champions.
"Saya minta maaf kepada para penggemar, saya merasa telah meninggalkan tanggungjawab sebagai kapten dalam tim," ujar Terry seperti dikutip
BBC, Kamis (25/4).
"Kalau melihat tayangan ulang, seolah-olah kesalahan yang saya buat begitu buruk, padahal sebetulnya saya cuma mengangkat lutut, dan Saya tak sebrutal yang dibayangkan," lanjutnya
Terlepas dari itu, Terry mengaku senang dapat ikut berperan mengantar klubnya melaju ke final.
"Chelsea memang layak tampil di final Liga Champions," tandasnya.
Meski kehilangan Terry, Chelsea bisa menahan seri Barcelona dengan skor 2-2. Tapi, Chelsea berhak mendapatkan tiket ke final lantaran menang agregat 3-2. Ini karena dalam pertandingan leg pertama, Chlesea menang 1-0. Di laga pamungkas ini, Chelsea masih menunggu pemenang pertandingan semifinal lainnya yang akan mempertemukan Bayern Munchen dan Real Madrid yang akan digelar malam ini.
[arp]
BERITA TERKAIT: