Ini menjadi gelar ketiga MurÂray dalam empat turnamen terÂakhirnya. Sekaligus melengkapi kesuksesannya ketika pekan lalu menjuarai Thailand Terbuka.
Di awal set, Nadal sempat meÂmainkan raket dengan ciamik. Bekas petenis nomor satu dunia itu mampu mendikte pertandiÂngan. Hasilnya, Nadal berhasil meÂrebut set pertama dengan keÂmeÂnangan 6-3.
Tapi Murray bangkit pada set kedua. Petenis peringkat empat duÂnia itu berhasil membuat NaÂdal kualahan, sehingga tidak daÂpat mengembalikan bola dariÂnya.
Bahkan, Murray sempat meÂÂmimpin dengan skor 4-1 pada set kedua dan terus tampil ciamik dengan membuat enam ace dan dua break, untuk menang 6-2.
Nadal berusaha mengemÂbaliÂkan performa terbaiknya di set pamungkas. Namun, kemenangÂan di set kedua semakin menamÂbah rasa percaya diri Murray.
Sebaliknya, Nadal tidak mamÂpu mengimbangi permainan Murray yang makin mendomiÂnaÂsi. Unggulan kedua ini tiga kali mem-break servis Nadal dan meÂnyapu enam game untuk meÂnang 6-0.
“Ada banyak game ketat di set pertama dan awal set kedua, lalu aku mulai mendapat momentum dan tidak memberi dia (Nadal) kesempatan. Aku bermain bagus, terutama di set ketiga,†sahut MurÂray seperti diwartakan Yahoosports.
Nadal pun mengakui keungÂguÂÂlan atas lawannya tersebut. “Dia bermain luar biasa di set perÂÂÂtama dengan tanpa melaÂkuÂkan kesalahan. Kembalinya dia sangat mengesankan. Setelah aku punya peluang di set kedua, dia bermain di level yang sangat tinggi,†puji Nadal.
Dengan demikian, kemenaÂngÂan ini membuat Murray berhasil menambah koleksi gelarnya menÂjadi 20 kali. Murray berÂpeluang menambah gelar juara, karena di nomor ganda dia akan bermain di final bersama saudara kandungÂnya Jamie Murray. Mereka akan meÂlawan pasangan Frantisek CerÂmak dan Filip Polasek. [rm]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: