“Dia sangat impresif di dalam teÂkanan. Dia tidak berhenti unÂtuk mengejutkan saya dalam situasi tertekan. Monaco adalah contoh yang nyata mengenai caÂranya menjaga mobil (Alonso dan Button) dibelakangnya deÂngan ban yang diperkirakan tidak bisa dipakai untuk melaju seÂjauh itu,†kata Horner melalui Autosport.
Selain itu, Horner juga memuji penampilan pebalap berusia 38 tahun itu yang tampil ciamik sehingga menempati posisi puncak klasemen sejak awal musim.
“Dia mendapat enam kemeÂnangan dengan dua kali di poÂdium kedua dan sekali di peÂringÂkat empat. Itu bukanlah raihan buruk dan dia telah berada dalam posisi untuk memenangi balapan lainnya,†ujar Horner.
Keyakinan Horner kepada VetÂtel sangat besar. Bahkan, sang peÂmimpin tim ‘Banteng Merah’ ini yakin skuadnya dapat berÂmain di sisa paruh musim ini deÂngan kemenangan.
“Itulah caranya turun di setiap balapan. Dia selalu menyerang. Dia lapar akan kemenangan. Tetapi diluar itu dia juga cukup perasa untuk mengetahui kapan dirinya tidak bisa menang, itulah saat ketika dirinya perlu untuk mengirimkan poin. Tetapi pola pikirnya adalah untuk mencoba dan memenangi semua balapan,†pungkas Horner. [rm]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: