Di seri selanjutnya, Alonso berharap cuaca pada Agustus dan September yang panas dapat menduÂkungnya. Soalnya, performa
Kuda Jingkrak, julukan FerarÂri, lebih ciamik saat cuaca terik.
Buktinya, di laga terakhir, AlonÂso sukses meraih podium keÂtiga di GP Hungaria. “Kami sangat yakin bisa meraih hasil bagus pada paruh kedua muÂsim ini. PeÂrÂforma mobil sudah meningkat dan kami bertarung mempeÂreÂbutkan podium dan
pole poÂsiÂtion dalam beberapa lomba terÂakhir,†ujar Alonso terlansir di
Crash.“Buat kami, saya rasa peÂnamÂpilan kami selama bulan Juli sangat fantastis karena kaÂmi mencetak begitu banyak poin dalam tiga lomba terakhir, deÂngan tiga kondisi dan lintaÂsan yang berbeda,†tambah Alonso.
Alonso merasa telah menyaÂtu dengan mobil F150 pabrikan Italia yang selama ini menjadi tunggangannya. Namun, AlonÂso berharap agar cuaca menjadi semakin panas di bulan AgusÂtus dan September demi meÂraÂih kemenangan.
“Kami sangat senang. SaÂyang, cuaca tidak terlalu panas di bulan Juli. Kami senang deÂngan temperatur tinggi. Jadi, kaÂmi sangat berharap cuaca paÂnas pada balapan di Agustus dan September nanti, akan memÂbuat performa kami seÂmaÂkin baik,†katanya.
Sementara itu, pebalap Red Bull, Mark WebÂber menyaÂtakan, timnya masih jauh unÂtuk digusur oleh kedua rivalÂnya Ferrari dan McÂLaren.
“Selisihnya masih sangat jauh, namun sangat ketat hari-hari ini. Dalam balapan, seÂmuaÂnya harus tepat agar Anda bisa menjadi juara. Itulah yang gagal kami lakukan belakaÂngan,†kata Webber melalui Crash.
“Sejatinya, tidak pernah ada tim yang menang dengan menÂdominasi, semua balapan beÂrÂlangsung ketat. Bahkan ketika Sebastian (Vettel) menang beÂruntun di awal musim, Ferrari dan McLaren juga tidak terÂtinggal jauh,†katanya.
Pada tiga laga terakhir, Red Bull bergantian dipecundangi Ferrari dan McLaren. Walau meÂngakui kalau timnya harus berÂbenah, Webber sesumbar Red Bull tidak akan mudah diÂgulingkan.
[rm]
BERITA TERKAIT: