Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Momen Prestisius Ambrosini-Eto’o

Jelang Piala Super Italia

Kamis, 04 Agustus 2011, 02:57 WIB
Momen Prestisius Ambrosini-Eto’o
Massimo Ambrosini
RMOL. Derby Milan bertajuk Piala Super Italia boyongan ke China, Sabtu 6 Agustus mendatang. Duel ini punya arti tersendiri bagi Massimo Ambrosini dan Samuel Eto’o.

Buat sang kapten, Massimo Ambrosini laga AC Milan vs In­ter Milan ini penting demi mem­perbaiki rekam jejaknya yang kurang oke. Situs Resmi Milan mengabarkan, Dewi Fortuna kurang  akrab dengan Ambrosini di kancah Super Italia, sejak 1996-2004.

Pada 1996, Ambrosini tak di­mainkan dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 1-2 untuk Milan tersebut.

Setahun kemudian, Ambrosini sedang dipinjamkan Milan ke Vi­­cenza, yang juga berhasil tampil di Piala Super Italia. Meng­hadapi Juventus, Ambro­sini yang tampil penuh tak kuasa menyelamatkan timnya dari ke­kalahan telak 0-3.

Memasuki tahun 1999, Am­bro­s­ini sudah kembali ke Milan yang sekali lagi tampil di Piala Su­per Italia dengan lawannya kal­i ini adalah AC Parma. Kem­bali bermain penuh, Ambrosini lagi-lagi mencicipi kekalahan 1-2.

Rossoneri bermain lagi di Pia­la Super Italia tahun 2003. Men­jajal Juventus, Ambrosini ditu­runkan di babak kedua. Kedua kesebelasan bermain 1-1, lewat dua gol di extra time, sampai ak­hirnya Juve menang lewat adu penalti.

Akhirnya pada tahun 2004, Milan berhadapan dengan Lazio. Kali ini Ambrosini bermain sam­pai dengan menit 77, semenit se­­telah Milan unggul 3-0 dari La­zio. Skor itu bertahan sampai akhir.

Di laga tersebut Ambrosini memang tidak bermain penuh, tapi setidaknya kali ini ia berha­sil me­menangi Piala Super Italia untuk kali pertama bersama timnya.

Sukses 2004 diharapkan sudah me­ngubah peruntungan Ambro­sini. Terlebih lagi dia jadi kapten di duel ini.

Sedang di kubu Inter, Samuel Eto’o mengincar rekor tersen­di­ri.  Penyerang asal Kamerun itu berpeluang menjadi top skor di ajang tersebut.

Gelaran itu akan jadi kesem­patan ketiga Eto’o tampil di duel antara peraih Scudetto dengan jua­ra Coppa Italia tersebut. Se­jauh ini dia mengoleksi tiga gol. Torehan itu sama dengan Andriy Shevchenko yang dicetak pada 2008.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA