Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Satukan ISL dan LPI PSSI Undang FIFA

Rabu, 03 Agustus 2011, 03:24 WIB
Satukan ISL dan LPI PSSI Undang FIFA
RMOL. Kehadiran perwakilan AFC di workshop PSSI  ter­nya­ta hanya sebagai pengawas, sedangkan yang mela­kukan assessment adalah PSSI.  De­mi­kian dikatakan Ketum PSSI Djohar Arifin Husein ke­pada wartawan kemarin.

Menurut bekas Sekjen KO­NI ini, posisi AFC hanya seba­gai pengawas saat assessment di­lakukan. Persisnya setelah work­shop klub profesional di Hotel Sahid hari ini dan besok. Tak ha­nya klub ISL yang akan dinilai, tapi juga klub Li­ga Primer Indonesia (LPI).

“Nanti assessment dilakukan terpisah, ISL sendiri, LPI sen­di­ri. Tapi semua assessment di­la­kukan PSSI dan AFC hanya me­ngawasi,” terang Ketum PSSI Djohar Arifin Husin di Senayan, Jakarta, kemarin (2/8).

Assessment merupakan ren­cana lanjutan dari program work­shop klub profesional yang dilakukan di Hotel Sahid mulai hari ini dan besok.  Sa­yang, PSSI tidak kompak soal peserta workshop. Sebelum­nya Koordinator Kompetisi Si­har Sitorus menegaskan tidak me­ngundang klub.

Ini sesuai de­ng­an undangan yang dise­bar­kan ke peserta. Namun, ke­ma­rin Ketum PSSI Djohar Arifin Hu­sin menya­takan klub LPI di­undang seba­gai peninjau.

“Semua klub profesional di­harapkan hadir, namanya juga workshop. Gak cuma klub ISL dan Divisi Utama tapi juga LPI. Orang kampus, pengamat, juga boleh hadir karena tidak ada batasan,” tegasnya.

Tujuan dilaksanakannya work­shop, agar semua tahu ga­ris besar sebagai klub pro­fesional sesuai rambu-rambu AFC dan FIFA. Dengan demi­kian, Indonesia tidak perlu ke­tinggalan dengan negara-ne­gara lain dalam hal kompetisi. Ma­ka­nya, dalam acara itu juga akan hadir utusan dari AFC enam orang. Kata Djohar, work­­­shop akan dipim­pin  Di­rektur Kompetisi AFC asal Je­pang Tokuaki Suzuki.

“Jadi besok kita harapkan banyak pertanyaan dari pemi­lik klub. Para manajer diha­rap­kan, permasalahan-permasa­lahan yang ada saat ini bisa di­kasih tahu dengan adanya work­shop ini,” ujar Djohar.

Jika sebatas transfer ilmu, sepertinya cukup legal jika se­mua pihak diperkenankan ha­dir. Tapi saat ini situasi kom­­­petisi di Indonesia se­dang di­selimuti ketidakjela­san. Butuh ketegasan dan fo­kus untuk memastikan musim 2011/2012 tetap bergulir te­pat waktu.

Bukan hanya terkait format kompetisi yang coba diubah PSSI, upaya mereka melebur­kan klub LPI ke LSI tanpa me­kanisme promosi dan degra­dasi menjadi Kebijakan yang su­lit diterima banyak pihak. “Ka­lau untuk workshop siapa saja. Tapi tetap, assesment ha­nya untuk klub LSI dan Divisi Utama,” jelas Djohar.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA