Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Fans River Plate Rusuh Lagi

Turun Kasta Ke Primera B, Terburuk Selama 110 Tahun

Selasa, 28 Juni 2011, 01:54 WIB
Fans River Plate Rusuh Lagi
Fans River Plate saat terlibat bentrok dengan polisi
RMOL.Apa yang ditakutkan para su­porter River Plate akhirnya ter­jadi juga. Salah satu klub elit liga Argentina itu resmi terdegradasi dari Primera Division. Kontan, ratusan fans yang kesal langsung terlibat bentrok dengan polisi di luar stadion.

River Plate turun kasta ke Pri­mera B Nacional setelah cuma bisa bermain 1-1 di leg kedua  babak playoff menghadapi klub divisi dua Belgrano dalam perebutan satu tempat di Primera Divison Liga Argentina. Los Millonarios kalah secara agregat karena di leg perta­ma mereka ka­lah 0–2.

Ini menjadi kali pertama se­panjang 110 tahun sejarah per­jalanan klub tersebut harus me­nerima pil pahit terlempar dari per­saingan divisi teratas Liga Ar­gentina. Kenyataan yang sulit di­terima para fans mengingat Ri­ver Plate merupakan salah satu klub tersukses di Argentina de­ngan koleksi gelar liga 33, dua ti­tel Copa Libertadores serta se­ka­li jadi kampiun Piala Inter­kon­tinental (cikal bakal Piala Dunia Antarklub).

Bertanding di kandang sendiri, Stadion Monumental, kemarin pagi WIB, River Plate sempat mem­buka harapan untuk bisa ber­tahan di kasta teratas setelah Ma­riano Pavone membuka ke­ung­gulan di menit enam.

Namun Guillermo Farre mam­pu menyamakan kedudukan men­jadi 1-1 menyusul blunder barisan pertahanan tuan rumah. Skor 1-1 bertahan hingga laga tuntas dan River Plate terdegra­dasi karena kalah agregat 1-3.

Hasil tersebut langsung me­nyu­lut kemarahan sekitar 60 ribu fans yang memadati Stadion Mo­numental. Bahkan sebelum peluit panjang dibunyikan wasit, penonton mulai bertindak rusuh dengan melempar berbagai ben­da ke dalam lapangan. Para pe­main sampai harus dikawal po­lisi menuju ruang ganti.

Di luar stadion, perkelahian mas­sal disertai pelemparan ben­da keras seperti batu dan benda keras lainnya terjadi. Banyak toko–toko dan bangunan menu­tup pintu dan jendela karena khawatir jadi sasaran amuk su­por­ter. Sebanyak 25 orang, ter­ma­suk enam anggota polisi, ter­lu­ka. Seorang lainnya luka berat karena terkena lemparan di da­lam mobil.

Pejabat kota meminta agar sta­dion sementara ditutup tepat em­pat pekan sebelum tempat itu men­jadi tuan rumah pertanding­an final Copa America untuk di­lakukan penyelidikan. Karena, ada dugaan penjualan tiket ilegal dan berlebih. Pasalnya, batas pe­nonton yang diijinkan masuk Sta­dion Monu­mental adalah se­kitar 40 ribu orang. Tapi, peng­amat memper­hitungkan penon­ton yang masuk stadion sekitar 60 ribu orang. [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA