Schumi meminta maaf dan mengakui bahwa insiden crash tersebut adalah kesalahannya. Seperti diketahui, Shcumi mengalami crash di tikungan kedua pada lap ke-15 setelah berÂtabrakan dengan Petrov yang menyebabkan mobilnya mengÂalami kerusakan di bagian sayap depan.
Akibatnya, bekas pebalap FerÂrari itu terpaksa meneruskan baÂlaÂpan dengan kondisi mobil tak sempurna dan finis di posisi 17, padahal dia mengawali start di posisi kedelepan. Sedangkan, PeÂtrov star dari posisi ke-11 haÂrus melorok ke posisi 15.
“Bagi saya, balapan ini sangat tidak memuaskan. Hal ini diseÂbabkan setelah lap 15, saat saya meluncur ke arah Petrov dan keÂhilangan poin yang mungkin biÂsa saya dapatkan,†kata pebaÂlap berusia 42 tahun itu.
“Saya melihat Petrov cukup lamÂbat, meskipun saya menyaÂdari bahwa dia datang. Saya menÂcoba menginjak rem tapi juÂstru mengarah ke tikungan bersaÂmanya. Saat saya ingin mundur, saya mengunci roda depan dan malah merangsek ke mobilnya. Ya, itu jelas kesalahan saya,†paÂparÂnya. “Setelah itu, balapan akhirnya tetap berjalan dan saya hanya berÂusaha mengemudi sampai gaÂris finis,†ujarnya.
Sementara itu, Pebalap McÂLaren, Lewis Hamilton menginÂdiÂkasikan telah mengibarkan benÂdera putih sebagai tanda meÂnyerah dalam pemburuan gelar juara dunia musim ini. Dia meÂngaku, mustahil mengejar pebaÂlap Red Bull, Sebastian Vettel yang sudah meraih gelar juara keenam kali di musim ini.
“Ini sudah benar-benar selesai. Terkait dengan kejuaraan, konÂdisinya praktis sudah selesai,†ujar pebalap asal Inggris itu.
Padahal Lewis adalah satu-saÂtunya pebalap yang berpeÂluang untuk mengejar Vettel. “Kami tidak bisa lagi mengalahkan Red Bull saat ini. Kami tidak bisa,†lanjut juara dunia 2008 itu.
Hamilton mengatakan bahwa satu-satunya kesempatan bagi dia untuk bisa mengalahkan VetÂtel adalah bila pebalap berjuluk Baby Schumi tersebut menemui kegagalan. “Untuk bisa mengaÂlahkan Vettel, dia harus keluar jalur dahulu,†singkatnya.
Sedangkan, Vettel belum mau bicara jauh soal gelar juara dunia yang akan diraihnya. MenurutÂnya, gelar juara dunia masih beÂlum aman, karena masih banyak balapan dan ke depan semuanya bisa saja terjadi.
“Saya tidak melihat jarak yang jauh di klasemen. Yang jelas kaÂmi punya awal musim yang feÂnomenal. Kami bisa melanjutkan itu, kami harus menjalani balaÂpan satu persatu. Tentu saja kami tak harus menang dengan meÂnangÂgung risiko besar, tapi tarÂgetnya tetap menjadi pemeÂnang,†ujar Vettel. [rm]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: