“Pada pertarungan saya yang lalu, Paul McCloskey seperti tak mau bertarung. Dia selalu berÂtahan. Tapi, lawan saya nanÂti adalah Zap Judah meruÂpaÂkan petinju yang memiliki nyali dan dia akan mendatangi saya untuk bertarung,†kata Khan seperti dikutip
BoxingÂscene.
Sebelumnya, kubu Khan masih bingung memilih siapa petinju yang akan menjadi laÂwan berikutnya. Setelah calon lawannya, yaitu pemegang gelar menengah junior WBO dan WBC Timoti Bradley meÂnoÂlak tawaran bertanding.
Namun setelah pihak GolÂden Boy Promotions menaÂwarÂkan petinju lain yaitu Zap JuÂdah, yang akhirnya di setujui peÂtinju keturunan Pakistan terÂsebut.
Menurut Khan, pertarungan terÂsebut akan jadi arena peÂpeÂrangan antara dirinya dan Judah. “Meski Judah memiliki naÂma besar, saya yakin bisa menÂjatuhkan dia,†tandas Khan.
Seperti diketahui sebelumÂnya, mereka berdua perang mulut melalui media hingga akhirnya mereka akan bertemu di atas ring 23 Juli mendatang.
“Pertarungan nanti akan jadi laga peperangan, meski akan berakhir di ronde pertama ataÂupun ke-12. Saya akan coÂba memancingnya dan saya haÂÂrap Judah ikut terpancing. Jika dia ingin bertarung, saya sudah siap untuk meladeninya,†kata Khan yang memiliki rekor tanding 25-1, 17 KO.
Khan merebut gelar juara duÂnia setelah mengalahkan AnÂdreas Kotelnik, dua tahun lalu. Kemudian, dia sukses memÂpertahankan gelar empat kali, terakhir mengalahkan Paul Mccloskey, April lalu.
Namun, dua pertarungan terakhir Khan dianggap konÂtroÂversial, yaitu saat mengÂhaÂdapi Marcos Maidana, DeÂsemÂber lalu, dan McCloskey, April. Pertarungan dihentikan setelah McCloskey mengalami cedera kepala akibat benturan kepala pada ronde enam.
Sedangkan, Zab Judah yang meÂmiliki rekor 41-6 dengan 38-KO merupakan petinju veÂteran berusia 33 tahun. Dia meÂraih gelar juara IBF setelah meÂngalahkan Kaizer Mabuza paÂda Maret lalu.
[rm]
BERITA TERKAIT: