Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Stoner Tidak Gentar Ditekan Kiri Kanan

Kamis, 23 Juni 2011, 04:23 WIB
Stoner Tidak Gentar Ditekan Kiri Kanan
Ca­sey Stoner
RMOL. Pebalap Repsol Honda, Ca­sey Stoner mengaku tidak gen­tar terhadap ancaman  Jorge Lorenzo. Pebalap asal Aus­tralia itu yakin bisa memper­ta­hankan posisinya di puncak kla­semen sementara.

Dia optimis bisa mengantongi kemenangan di Sirkuit Assen, pada MotoGP Belanda akhir pe­kan ini. Apalagi, Assen merupa­kan lintasan favoritnya, catatan terburuknya meraih posisi ke­empat, sisanya naik podium.

“Di  Silverstone, balapan tera­sa sangat berat. Bisa datang ke Assen dengan bermodal tiga ke­menangan plus berada di puncak klasemen (116 poin) adalah hal yang luar biasa, jadi menyenang­kan rasanya bisa menjalani libur usai mendapat hasil yang baik,” kata Stoner di Crash.net.

“Saya tidak sabar untuk pergi ke Assen, itu lintasan yang bagus dan banyak kesenangan. Saya yakin RC212V akan bekerja de­ngan baik di sana sebagaimana telah dilakukan di banyak sirkuit musim ini,” ujar juada dunia Mo­toGP 2007 itu.

Meski demikian, Stoner ogah menganggap enteng rivalnya Lo­renzo yang berambisi menggeser posisinya di puncak klasemen. So­alnya, peluang Lorenzo meng­­­geser posisinya sangat ter­buka lebar karena hanya terpaut 18 poin dari Stoner.

“Kami tetap akan bekerja ke­ras untuk mendapat set up motor yang bagus pada motor dan ber­harap untuk menjadi penantang menjadi juara, tapi saat ini kami harus terus maju ke depan dan melakukan yang terbaik di setiap balapan,” tegasnya.

Sementara itu, pebalap tim sa­telit San Carlo Gresini Honda, Mar­co Simoncelli juga optimis bisa bangkit pada balapan yang digelar 26 Juni mendatang.

Musim ini, penampilan peba­lap dengan julukan ‘Super Sic’ itu memang cukup menjanjikan. Dia mampu bersaing dengan pe­balap papan atas macam Casey Stoner, Jorge Lorenzo dan An­drea Dovizioso.

Sayang pebalap Italia itu kerap terjatuh saat melakoni balapan, sehingga posisinya di klasemen sementara hanya menempati po­sisi ke-11 dengan mengantongi 32 poin.

“Saya menghabiskan waktu selama dua atau tiga hari dengan menundukan kepala, setelah insiden di Silverstone, sebelum ak­hirnya saya memutuskan un­tuk melupakan hasil mengece­wa­kan itu,” tegas Simoncelli.

Pebalap berambut kribo itu me­ngaku sudah melupakan insi­den di Silvestrone tersebut. “Ki­ni, saya sudah tidak sabar untuk kembali balapan, serta melan­jutkan kerja yang sudah kami lakukan pada balapan sebelum­nya. Tapi, kali ini kami harus men­dapatkan hasil yang lebih baik,” harapnya.    [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA