Bertanding di Istora SenaÂyan, Jakarta, kemarin. Sony gaÂgal menembus babak utama seÂtelah ditumbangkan secara tragis oleh pemain Taiwan, Chou Tien Chien 24-26, 17-21. Pemain PeÂlatnas Cipayung itu tidak tampil prima lantaran dibekap cedera pingÂgul yang mampir selama saÂtu tahun.
Akibatnya, Sony yang menemÂÂÂpati unggulan keempat di babak kualifikasi harus peras keringat di game pertama. Bahkan, di gaÂme kedua, permainan Sony seÂmaÂkin didikte lawannya terhenti diangka 17-21.
“Saya belum bisa tampil seraÂtus persen di pertandingan ini. TaÂpi saya tidak mau beralasan kaÂÂlah karena cedera pinggang, mesÂki itu juga banyak berpengaÂruh,†ujar Sony seusai pertandingan.
Diakuinya, meski bukan peÂmain unggulan, Chien dianggap laÂwan yang tidak mudah unuk diÂkalahkan. Ini merupakan keÂkalahan kedua Sony dari Chien, di mana kekalahan pertama di alaÂmi di ASEAN Games GuangÂzhou, China 2010.
Atas hasil buruk tersebut, SoÂny mengaku siap dievaluasi oleh PB PBSI, termasuk harus dipecat dari Pelatnas Cipayung. “Untuk itu saya sudah siap, bagaimanaÂpun PBSI mengeluarkan segala fasilitas untuk saya, tentunya ingin mendapat imbalan yaitu presÂtasi. Kalau saya tidak bisa memberiÂkan prestasi, ya saya siap mendaÂpat hukuman,†tegasnya.
Disinggung mengenai peran peÂlatih asal China Li Mao, Sony meÂnyatakan, sebenarnya dia coÂkok menjalani program latihan berÂsamanya, namun kurang koÂmunikasi antarpemain dan peÂlatih.
“Sebagai pelatih kepala sehaÂrusnya, dia hadir dan menyaksiÂkan pemain bertanding dalam berbagai turnamen dan melihat kekurangan pemainnya. Tetapi, dia tidak pernah melakukannya,†sesal Sony.
Kegagalan Sony juga diikuti empat wakil tuan rumah lainnya, yaitu Indra Bagus Ade Chandra kaÂlah dari pemain Malaysia, DaÂren Liew 21-13, 21-13. Andre Kurniawan Tedjono tersingkir seÂtelah dikalahkan pemain ThaiÂlÂand, Tanongsak SaensomboonÂsuk 17-21, 15-21. Arief RamaÂdhan kalah dari pemain India, Ajay Jayaram 18-21, 5-21 dan Evert Sukamta yang sempat meÂlaju ke babak kedua, namun kalah dari Daren Liew 7-21, 18-21.
Di tunggal putri, Fransiska Ratnasari berhasil lolos ke babak utama setelah mengalahkan peÂmain Amerika Serikat, Rena Wang 21-9, 21-14 di babak perÂtama dan pemain Singapura JiaÂyuan Chen 21-15, 24-22 di babak kedua.
Sedangkan, Lindaweni Fanetri harus tersingkir di babak kedua oleh pemain Taiwan 21-15, 16-21, 16-21. Kemudian, Aprilia Yuswandari juga tumbang oleh pemain Singapura Jiayuan Chen, 21-16, 15-21, 17-21. Sementara Ana Rovita harus bertemu reÂkan senegaranya Adrianti FirdaÂsari untuk memperebutkan satu tiket ke babak utama.
[rm]
BERITA TERKAIT: