Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Sony Keok, Cipayung Kena Tamparan Keras

Indonesia Terbuka Super Series Primer 2011

Rabu, 22 Juni 2011, 06:13 WIB
Sony Keok, Cipayung Kena Tamparan Keras
Sony Dwi Kuncoro
RMOL. Indonesia selaku tuan rumah turnamen bulutangkis Djarum Indonesia Terbuka Super Series Primer 2011 mendapat tamparan keras. Di hari pertama, lima wakil Indonesia di tunggal putra rontok di babak kualifikasi, termasuk Sony Dwi Kuncoro.

Bertanding di Istora Sena­yan, Jakarta, kemarin. Sony ga­gal menembus babak utama se­telah ditumbangkan secara tragis oleh pemain Taiwan, Chou Tien Chien 24-26, 17-21. Pemain Pe­latnas Cipayung itu tidak tampil prima lantaran dibekap cedera ping­gul yang mampir selama sa­tu tahun.

Akibatnya, Sony yang menem­­­pati unggulan keempat di babak kualifikasi harus peras keringat di game pertama. Bahkan, di ga­me kedua, permainan Sony se­ma­kin didikte lawannya terhenti diangka 17-21.

“Saya belum bisa tampil sera­tus persen di pertandingan ini. Ta­pi saya tidak mau beralasan ka­­lah karena cedera pinggang, mes­ki itu juga banyak berpenga­ruh,” ujar Sony seusai pertandingan.

Diakuinya, meski bukan pe­main unggulan, Chien dianggap la­wan yang tidak mudah unuk di­kalahkan. Ini merupakan ke­kalahan kedua Sony dari Chien, di mana kekalahan pertama di ala­mi di ASEAN Games Guang­zhou, China 2010.

Atas hasil buruk tersebut, So­ny mengaku siap dievaluasi oleh PB PBSI, termasuk harus dipecat dari Pelatnas Cipayung. “Untuk itu saya sudah siap, bagaimana­pun PBSI mengeluarkan segala fasilitas untuk saya, tentunya ingin mendapat imbalan yaitu pres­tasi. Kalau saya tidak bisa memberi­kan prestasi, ya saya siap menda­pat hukuman,” tegasnya.

Disinggung mengenai peran pe­latih asal China Li Mao, Sony me­nyatakan, sebenarnya dia co­kok menjalani program latihan ber­samanya, namun kurang ko­munikasi antarpemain dan pe­latih.

“Sebagai pelatih kepala seha­rusnya, dia hadir dan menyaksi­kan pemain bertanding dalam berbagai turnamen dan melihat kekurangan pemainnya. Tetapi, dia tidak pernah melakukannya,” sesal Sony.

Kegagalan Sony juga diikuti empat wakil tuan rumah lainnya, yaitu Indra Bagus Ade Chandra ka­lah dari pemain Malaysia, Da­ren Liew  21-13, 21-13. Andre Kurniawan Tedjono tersingkir se­telah dikalahkan pemain Thai­l­and,  Tanongsak Saensomboon­suk 17-21, 15-21. Arief Rama­dhan kalah dari pemain India, Ajay Jayaram 18-21, 5-21 dan Evert Sukamta yang sempat me­laju ke babak kedua, namun kalah dari Daren Liew 7-21, 18-21.

Di tunggal putri, Fransiska Ratnasari berhasil lolos ke babak utama setelah mengalahkan pe­main Amerika Serikat, Rena Wang 21-9, 21-14 di babak per­tama dan pemain Singapura Jia­yuan Chen 21-15, 24-22 di babak kedua.

Sedangkan, Lindaweni Fanetri harus tersingkir di babak kedua oleh pemain Taiwan 21-15, 16-21, 16-21. Kemudian, Aprilia Yuswandari juga tumbang oleh pemain Singapura Jiayuan Chen,  21-16, 15-21, 17-21. Sementara Ana Rovita harus bertemu re­kan senegaranya Adrianti Firda­sari untuk memperebutkan satu tiket ke babak utama.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA