Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Menpora Keluhkan Soal Cekaknya Dana

SEA Games

Selasa, 21 Juni 2011, 06:02 WIB
Menpora Keluhkan Soal Cekaknya Dana
Andi Mallarangeng
RMOL. Menteri Pemuda dan Olah­raga Andi Mallarangeng meng­aku, masih mengalami kekura­ngan dana dalam penyeleng­ga­raan SEA Games XXVI pada 11-22 November mendatang. Pihak­nya akan berupaya mencari pi­hak ketiga atau sponsor sebagai tambahan dana.

Hal itu diungkapkan Andi di Palembang, Sumatera Selatan saat menghadiri rapat koordinasi tentang persiapan SEA Games. Hadir dalam kesempatan terse­but, Menko Kesra Agung Lakso­no dan Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin dan Wakil Guber­nur Eddy Yusuf.

Lanjutnya, Andi menegaskan pihaknya telah melaksanakan pendekatan kepada perusahaan yang diharapkan bisa membantu even terbesar Asia Tenggara ter­se­but. Pelaksanaan SEA Games diperkirakan masih membutuh­kan dana sekitar Rp 2,1 triliun.

Dana itu digunakan untuk ke­per­luan pembangunan venues, pem­belian peralatan pertan­di­ngan, dan biaya pembukaan dan penutupan. Namun, sayangnya kekurangan tersebut belum dapat dipastikan sumbernya dan kapan akan dicairkan.

Oleh karena itu, kata Andi, pi­haknya masih melakukan koor­dinasi dengan Kementerian Ke­uangan serta DPR RI karena di­harapkan dana tersebut dapat di­keluarkan melalui APBN-Per­ubahan.

“Dana Rp 2,1 triliun tersebut sa­ngat ideal untuk menyuk­ses­kan SEA Games. Soalnya, untuk pembukaan dan penutupan di­per­kirakan akan menghabiskan dana sekitar Rp. 378 miliar, be­lum lagi untuk membayar gaji re­lawan dan LO. Bila tidak ter­pe­nuhi, maka kita akan tutupi de­ngan sponsor,” kata Andi.

Di tempat yang sama, Guber­nur Sumsel, Alex Noerdin meng­a­takan, pihaknya hingga kini ber­harap Kemenpora dapat me­nyetujui proposal Rp 250 miliar yang diajukan beberapa waktu lalu.

Alex khawatir akan terjadi ke­terlambatan dalam pengadan ba­rang bila proposal tersebut tidak segera disetujui oleh Kemenpo­ra. Menurutnya, dana 250 miliar itu akan digunakan untuk pem­be­lian mebel Wisma Atlet serta pe­nambahan panjang tribun ven­ues atletik, menembak, dan aquatic.

Alex optimis akan mendapat­kan solusi jika nantinya Kemen­terian Pemuda dan Olahraga me­nolak proposalnya.

“Meski su­dah komit untuk tidak gunakan APBD, namun bila dirasa perlu kami akan terpaksa gunakan APBD. Itupun tidak boleh lebih dari 200 miliar karena APBD ka­mi fokus untuk perbaikan ke­se­jahteraan rakyat” kata Alex.

Menanggapi keluhan dari Men­pora dan Gubernur Sumsel, Menko Kesra Agung Laksono mendesak agar ada percepatan pencairan dana di Kementerian Ke­uangan.

Dia juga meminta Men­pora agar segera melakukan pembi­caraan dengan Menteri BUMN untuk mengantisipasi andai dana dari APBN Perubah­an tidak di­kucurkan.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA