Gangguan cedera yang pernah dialaminya membuat petenis berÂÂÂusia 29 tahun itu tampil kuÂrang greget. Di penampilan terÂseÂbut, Serena terhenti di babak perempatfinal Aegon InternatioÂnal akhir pekan lalu oleh petenis Rusia, Vera Zvonareva.
Seperti diketahui, Serena meÂngalami cedera cukup parah paÂda Juli tahun lalu akibat mengÂinÂjak pecahan gelas di salah satu pesta. Peristiwa nahas tersebut dialami beberapa hari setelah dia menyabet gelar Wimbledon.
Bahkan, untuk penyembuhan, Serena harus menjalani dua opeÂrasi. Kini bekas luka itu masih memÂbekas dan terkadang meÂningÂgalkan rasa sakit.
“Untuk saat ini saya tidak tahu persis baÂgaimana dengan akibat cedera yang terjadi itu,†kata Serena.
Selain gangguan cedera kaki, Serena belakangan ini juga terÂkena masalah kesehatan paru-paÂru. Karena dua masalah kesehatÂan itu, Serena hanya bisa berlatih dengan kekuatan sebulan terakhir ini.
Dia hanya bermain di dua perÂtandingan sebelum menuju ke ajang Wimbledon sehingga perÂsiapan bisa dibilang jauh dari ideal untuk beraksi di lapangan rumÂput grand slam Wimbledon.
Meski demikian, Serena mengÂÂaku senang bisa tampil kembali di turnamen penting tersebut. “Saya pikir, saya tidak tahu apaÂkah saya akan bisa bermain lagi. Kemudian saya berpikir, Ok, aku pasti bisa bermain lagi. Saya haÂnya harus bersabar,†ujarnya.
Pada kesempatan sama, peteÂnis nomor satu dunia Rafael NaÂdal mengaku berat untuk bisa menÂdekati rekor 16 grand slam yang dimiliki Roger Federer. NaÂdal saat ini baru mengoleksi seÂpuluh gelar grand slam.
“Mengejar dia (Federer, red) masih sangat jauh. Ingat enam gelar lagi masih sangat banyak,†kata petenis asal Spanyol itu.
Meski berat, Nadal yang maÂsih sangat berpeluang menyamai atau melewati rekor
FedEx, juÂlukan Federer. Soalnya, dia maÂsih berusia 25 tahun dan bisa meÂngikuti beberapa turnamen grand slam berikutnya.
Federer dan Nadal telah menÂjadi favorit dalam setiap turnaÂmen besar selama bertahun-taÂhun. Kini, keduanya mulai disaiÂngi oleh dua petenis yang sama-sama berusia 24 tahun, Novak Djokovic dan Andy Murray. KeÂempat bintang ini menjadi semiÂfinalis di Prancis Terbuka dua pekan yang lalu dan banyak yang meramalkan mereka bakal meÂngÂulang situasi itu di Wimbledon.
“Barangkali hal itu merupakan sesuatu yang sedikit berbeda deÂngan masa lalu, di mana salah seÂorang dari empat favorit masih meÂrasa tak nyaman bermain di laÂpangan rumput,†kata Federer.
Nadal dinobatkan sebagai “RaÂja Lapangan Tanah Liat†atas kehebatannya bermain di jenis lapangan itu, khususnya di RoÂland Garros saat dia mengalahÂkan Federer di final 5 Juni lalu untuk memenangi gelar Prancis Terbuka untuk keenam kalinya.
Kini, Nadal akan berusaha memÂpertahankan gelarnya di Wimbledon sekaligus merebut menÂjuarai turnamen lapangan rumput itu untuk ketiga kalinya. Di turnamen ini, dia tak pernah kaÂlah lawan siapa pun selain FeÂderer sejak 2005.
[rm]
BERITA TERKAIT: