Prancis mendominasi di baÂbak pertama. Jeremy Menez, KeÂvin Gameiro, dan Loic Remy menÂjadi tumpuan serangan tim ‘Ayam Jantan’. Namun, ketatnya pertahanan Ukraina membuat tim tamu kesulitan menembus perÂtahanan lawan. Ukraina semÂpat mengancam gawang Prancis di menit ke- 41. TendaÂngan Oleg Gusev dari luar kotak penalti masih melebar tipis dari gawang kiper Steve Mandanda.
Di babak kedua, Ukraina yang mulai berani keluar untuk meÂnyeÂrang akhirnya mampu ungÂgul terlebih dahulu setelah di meÂnit 53 bola hasil tendangan AnaÂtoliy Tymoschuk dari jarak 30 kaÂki gagal dihadang oleh ManÂdanda.
Keunggulan itu hanya bertaÂhan lima menit. Prancis mamÂpu menyamakan keduduÂkan lewat aksi Gameiro. Setelah mendaÂpatkan posisi yang tepat, striker yang bermain untuk LoÂrient ini langsung melepaskan tenÂdangan keras yang membuat bola tidak bisa dihalau oleh kiper Ukraina, Andrei Pyatov.
Melihat lini depannya kurang tajam, Pelatih Prancis, Laurent Blanc, membuat perubahan sigÂnifikan. Dia memasukkan Karim Benzema, Franck Ribery, dan FloÂrent Malouda untuk mengÂgantikan peran Kevin Gameiro, Loic Remy, dan Jeremy Menez. BeÂlum juga menemui hasil, Blanc memasukkan debutan Marvin Martin pada menit ke-76.
Masuknya gelandang 23 tahun ini membawa perubahan buat tim Ayam Jantan. Patrice Evra Cs akhirnya mampu menambah keÂunggulan menjadi 2-1 pada meÂnit ke-87 berkat tendangan keras Martin dari jarak 20 kaki. Dua meÂnit berselang, Prancis kembali menambah keunggulannya. Kali ini lewat aksi Kaboul yang meÂnyunÂdul bola memanfaatkan tenÂdangan sudut.
Martin menutup pesta Prancis dengan gol yang dia cetak pada menit ke-92. Memanfaatkan umÂpan dari Benzema, Martin berÂhasil menundukkan Pyatov unÂtuk kedua kalinya.
“Dari awal aku diterima dengÂan sangat baik. Aku jadi terpacu, itu membuat perbedaan besar,†aku Martin kepada TF1 yang diÂlansir ESPN Star. “Aku masuk tanÂpa merasakan tekanan dan berÂusaha memberi yang terbaik. Aku senang. Aku sangat bahagia, sudah jadi bagian tim inti dan juga telah bikin dua gol,†lanjutnya.
[RM]
BERITA TERKAIT: