Kemenangan ini membuat poin Persebaya 1927 bertambah menjadi 39, sama dengan PerseÂma. Tapi, tuan rumah unggul seÂlisih gol karena telah 42 kali menÂjebol gawang lawan dan haÂnya kebobolan 13 kali. SeÂdangÂkan Persema memasukkan 34 kali dan kemasukkan 12 kali.
Seperti diduga, pertandingan yang dipimpin wasit Drage StoÂjanovski (Macedonia) itu berÂlangÂsung ketat sejak peluit diÂtiup. Laga baru berjalan dua meÂnit, Persebaya 1927 yang tampil di depan 30 ribu bonekmania mengejutkan tim lawan dengan gol cepat yang dicetak Otavio DuÂtra lewat sundulan kepala.
Gol kedua yang dicetak AnÂdrew Barisic menit kedelapan laÂhir dari kerjasama yang apik sekÂtor tengah Persebaya 1927, yang diisi M. Taufiq, John Tarkpor, RenÂdi Irawan, serta Arief AriÂyanÂto. Barisic yang mendapat opeÂran dari M. Taufiq, dengan cepat bergerak ke depan. Ketika tinggal berhadapan dengan kiper PerseÂma, Sukasto Efendi,
striker asal Australia itu dengan cerdik meÂngungkit bola hingga melamÂbung dan masuk ke gawang lawan.
Persema sendiri kesulitan meÂnembus benteng pertahanan tim tuan rumah yang dipimpin OtaÂvio Dutra. Toh begitu, Reza MusÂÂtofa masih sempat melepasÂkan tendangan kerasnya pada menit ke-11, tapi berhasil ditepis Endra Prasetya.
Menit ke-34, kembali Sukasto Efendi harus memungut bola dari gawangnya setelah gagal mengantisipasi tendangan Nico Susanto. Skor 3-0 ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PerÂsema mulai bisa keluar dari tekaÂnan tuan rumah. Pada lima menit pertama, Han Sang Min dan Ngon Mamoun bergantian meÂngÂancam gawang Persebaya 1927, tapi tendangan mereka maÂsih meleset. Sebaliknya, PerÂsebaya 1927 justru berhasil menÂcetak gol keempat lewat Andrew Barisic pada menit ke-65, yang mendapat umpan matang dari Nico Susanto.
“Sore ini saya gembira, karena bisa mengalahkan Persema yang punya materi pemain serta pelaÂtih yang sama-sama bagus. AlÂhamÂdulillah, kami bisa mengÂgeser PerÂsema dari puncak klaÂseÂmen,†tutur Aji Santoso dalam jumpa pers usai pertandingan.
[RM]
BERITA TERKAIT: