Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Alonso Keluhkan Ban

Kamis, 14 April 2011, 00:00 WIB
Alonso Keluhkan Ban
Fer­nando Alonso
RMOL.Gagal naik podium pertama di dua seri pembuka membuat Fer­nando Alonso berkeluh kesah. Pebalap Ferrari itu mengeluhkan kekuatan ban Pirelli yang men­jadi ban tunggal F1 musim ini.

Menurutnya, di GP Malaysia lalu terlalu banyak serpihan ban (marbles) yang bertebaran di trek Sepang. Hal ini tentunya sangat mengganggu ketika mobil bermanuver di tikungan.

“Balapan di Malaysia lebih sulit daripada GP Australia. Jika kondisinya terus begini, kami akan kesulitan membalap di Ka­nada, Singapura atau Monaco,” ujar pebalap Spanyol itu di Auto­sport.

“Ketika mobil sedang berderet di tikungan tajam saat perte­nga­han lap, kemungkinan besar akan berserakan serpihan ban, ini sangat membahayakan pebalap,” tambah tandem Felipe Massa itu.

Selain Alonso, beberapa peba­lap F1 sebelumnya sudah me­ngeluhkan performa ban Pirelli yang tidak mampu bertahan la­ma saat sesi tes musim dingin, aki­batnya para pebalap terpaksa ma­suk pit stop lebih dari satu kali untuk mengganti si ‘Karet Bun­dar’ yang mulai gundul.

Tapi, kubu Pirelli tidak yakin dan menduga masalah itu dise­bab­kan oleh suhu yang lebih ren­dah di Eropa pada saat itu.

“Malaysia adalah sirkuit yang sangat panjang. Anda bisa me­manfaatkan mobil saat trek lu­rus, tapi akan ada beberapa ke­sulitan di beberapa trek sempit nanti. Kami sangat perlu berhati-hati, termasuk waspada soal ban,” tambah Alonso.

Alonso pun meminta Pirelli mu­lai bekerja dan berusaha un­tuk memperbaiki situasi ini un­tuk menghadapi seri-seri beri­kut­nya.

Sementara Direktur Pirelli un­tuk F1 Paul Hembery me­nga­takan jika serpihan karet ban yang terjadi di Malaysia, tidak sama de­ngan yang terlihat dalam sesi pengujian musim dingin lalu.

“Kondisinya sedikit berbeda. Kami telah melawati pengujian besar di musim dingin. Saat itu yang terjadi adalah serpihan da­lam bentuk lebih besar, daripada yang ada di Malaysia,” kilahnya. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA