Sejak 1990/1991 kedua kubu sudah bertemu sebanyak 35 kali. Milan mengumpulkan 17 kali kemenangan berbanding delapan milik Fiorentina. Sementara 10 laga berakhir imbang.
Bahkan selama tiga tahun belakangan, Fiorentina tidak bisa menaklukkan Milan. Fiorentina selalu kalah dalam enam pertemuan terakhir. Dengan catatan ini, Milan bakal jadi unggulan meskipun mereka berpredikat sebagai tim tamu di Artemio Franci malam ini.
Il Diavollo Rosso juga tengah dalam kepercayaan diri tinggi pasca kemenangan 3-0 atas rivalnya Inter Milan pekan lalu, yang membuat mereka kini kian terdepan dalam laju perebutan scudetto.
Tak hanya itu, Milan juga diuntungkan dengan kembalinya Zlatan Ibrahimovic, sementara La Viola mesti kehilangan Adrian Mutu yang terganjal akumulasi kartu kuning.
Kendati demikian, pelatih Massimiliano Allegri tak mau terlena dengan semua keunggulan yang lebih condong ke skuadnya. Mengaca ke laga saat timnya meraih hasil buruk di dua laga sebelum kontra Inter, Allegri tetap meminta anak–anak asuhnya tetap menganggap laga ini sebagai laga final.
“Sudah terlihat dalam dua partai sebelum menghadapi Inter (vs Bari dan Palermo), ketika menganggap akan menang dengan mudah, kami jadi kehilangan fokus. Kami harus tetap konsentrasi karena semua partai kini menjadi sebuah final,†ucap sang Allenatore di Milan Channel.
Toh Milan memang sepatutnya waspada, karena sang tuan rumah yang menghuni peringkat sembilan di klasemen Seri A itu menunjukkan grafik permainan cukup bagus. Dalam 15 laga sejak pergantian tahun, armada Sinisa Mihajlovic baru dua kali kalah, yakni dari Lazio dan Inter.
Sekarang di enam pertandingan terakhir Seri A, Fiorentina tak pernah kalah dengan meraih dua kemenangan dan empat imbang.
Hasil itu ditambah catatan yang cukup baik jika tampil di hadapan pendukung sendiri. Sejauh ini Fiorentina baru kalah tiga kali dari seluruh pertandingan kandang musim ini. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: