Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Hamilton Mulai Tebar Ranjau

Jelang GP Malaysia

Rabu, 06 April 2011, 04:40 WIB
Hamilton Mulai Tebar Ranjau
Lewis Hamilton
RMOL. Jelang seri kedua balapan Formula Satu di Sirkuit Sepang Malaysia, Minggu (10/4) mulai panas. Pebalap McLaren Lewis Hamilton mulai menebar perangkap kepada juara bertahan Red Bull, khususnya Sebastian Vettel.

Pernyataan panas pebalap asal Inggris itu bertujuan mem­bu­yarkan konsentrasi kubu tim ber­julukan ‘Banteng Merah’ dan Vettel yang sukses meraih po­dium pertama di seri perdana di GP Australia dua pekan lalu.

Sebelumnya, Hamilton mere­meh­kan performa Vettel sebagai pebalap sekelas Nigel Mansell yang meraih gelar juara dunia sekali sepanjang kariernya. Se­lain itu, Hamilton juga meng­kri­tik Red Bull hanya sekadar per­usahaan minuman, berbeda de­ngan McLaren dan Ferrari yang sudah malang melintang di dunia balapan.

“Ranjau” psy-war yang dilemparnya tidak cukup sampai disitu. Hamilton juga menyidir bahwa pe­balap Red Bull lainnya, Mark Webber sebagai pebalap manja karena terlalu banyak me­nuntut pada timnya, agar ada per­baikan RB6 yang ditung­ga­nginya di seri kedua nanti.

Menanggapi serangan Ha­milton bertubi-tubi pada kubu pe­saingnya, bekas pebalap F1, Johnny Herbet menilai sebagai strategi untuk menjatuhkan mental pesaingnya.

“Itu tidak buruk kok. Saya pi­kir ini cuma permainan saja, saya ju­ga membaca kalau Lewis bi­lang Red Bull harus meng­gu­nakan KERS di mobil mereka jika ingin kompetitif. Itu hanya per­mainan kecil yang dimainkan untuk mencoba menggoyang Red Bull,” ujar Herbet.

Dalam balapan, kata Herbet, pernyataan keras yang di­lon­tarkan para pebalap adalah hal wajar. “Saya suka gaya Lewis, ter­kadang dia bikin terlalu ba­nyak kekeliruan, tapi dia belajar dari situ. Sayang, Sebastian bukan tipe seperti itu, dia hanya me­lakukan apa yang perlu dila­kukan,” paparnya.

Sebelumnya juga sempat ber­edar rumor bahwa Hamilton mulai dilirik Red Bull untuk di tan­demkan dengan Vettel. Na­mun, gosip tersebut buru-buru dibantah bos Red Bull, Christian Horner.

Menurutnya, Hamilton tak mung­kin bergabung dengan Red Bull, karena susunan pebalapnya su­dah tepat. “Sangat sulit me­lihat Hamilton, dan Vettel bisa bekerja sama dalam satu atap. Me­reka bisa tersulut api sama se­perti kita melihat kepada Fer­nan­do Alonso dan Hamilton. Jadi, ka­mi sangat senang dengan su­sun­an pembalap saat ini,” jelas Horner.

Horner memang mengakui Ha­milton adalah seorang peba­lap yang sangat hebat. Tapi, ke­mungkinan untuk bergabung dalam beberapa tahun men­da­tang sangat sulit terjadi.

“Hamilton memang pebalap yang sangat berbakat, dia ba­hagia di McLaren. Kami juga puas dengan susunan pebalap yang ada untuk saat ini.”   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA