Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Luka Menganga Nerazzurri

Inter Milan vs Schalke

Selasa, 05 April 2011, 04:53 WIB
Luka Menganga Nerazzurri
Inter Milan
RMOL. Modal  Inter terbilang kurang ba­gus untuk menghadapi ta­mu­nya Schalke 07 di perempat final Liga Champions. Kekalahan telak atas rivalnya AC Milan mem­­buat Inter harus fokus mem­benahi lini belakangnya se­belum bertemu Schalke.

Kekalahan 0-3 Inter dari Milan dalam derby Milan pekan ke­ma­rin, meninggalkan luka yang men­dalam buat punggawa Nera­zzurri. Ini merupakan kedua ka­linya musim ini mereka gagal menaklukkan sang saudara tua.

Dua hasil buruk atas Milan men­jadi bukti bahwa Inter se­dang mengalami krisis di lini be­lakang. Lihatlah bagaimana ke­ce­patan pemain Milan berhasil mem­porak-porandakan perta­han­an Inter pekan lalu. Striker Alexandre Pato bahkan cuma butuh waktu semenit untuk membobol gawang Julio Cesar.

Bukti lain buruknya perta­han­an Inter adalah status mereka se­bagai tim dengan jumlah ke­bo­bolan terbanyak di antara de­la­pan tim tersisa di babak perem­pat final ini. Sejak periode fase grup, Nerazzurri sudah kebo­bol­an 14 kali. Berbanding terbalik de­ngan Schalke yang baru ke­bobolan lima kali.

Lemahnya pertahanan Inter je­las bakal dimanfaatkan Schalke untuk mencuri poin terlebih da­hulu di San Siro, sebelum di­per­ta­hankan di kandang sendiri pa­da putaran kedua. Untuk urusan yang satu ini, Schalke pastinya bakal memanfaatkan ketajaman striker Raul Gonzales yang saat ini menjadi topskor Eropa.

“Pada pertandingan putaran pertama nanti, kami harus ber­main cukup baik untuk mem­buka peluang menuju babak selanjutnya,” ucap Raul. “Inter pastinya bakal difavoritkan me­nang, tapi dengan adanya per­tan­dingan kandang-tandang, kami mampu mengejutkan me­reka,” tambahnya.

Namun Schalke tidak diun­tungkan dengan catatan statistik mereka kala bertemu tim Italia. Raul Cs cuma menang sekali dari tujuh laga melawan tim ne­geri Pizza itu. Mereka juga selalu ka­lah dalam empat lawatan ter­akhir­nya ke Italia. Tapi jika dili­hat dengan keadaan yang sedang dialami Inter, bukan tak mungkin Schalke menghapus rekor buruk tersebut dan mengulangi keme­nang­an mereka atas Inter pada final Piala UEFA 1997.

“Anda harus menghormati Schalke karena sama saja itu ada­lah pertandingan yang sulit se­perti laga yang lain,” ucap Javier Zanetti kepada La Re­pub­blica. “Kami perlu berhati-hati karena tidak ada tim yang tersisa di Liga Champions mudah dikalahkan,” tambahnya.  [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA