Webber harus puas menempati posisi kelima dan kalah bersaing dengan tandemnya Sebastian Vettel yang meraih podium perÂtama. Padahal di sesi latihan bebas GP Australia, Webber semÂpat menjadi yang tercepat di hari pertama dengan mengÂungguli rekan se-timnya itu.
“Kami mendapatkan temuan, tapi kami harus menyelidiki itu terlebih dahulu sebelum memÂbuat konklusi. Hanya setelah itu kami bisa tahu apa yang rusak atau apakah ada yang benar-benar salah di dalam mobilku,†kata Webber dalam kolomnya di
Daily Telegraph yang dikutip
Eurosport.Menurutnya, mobil yang diÂtungÂganginya masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki tim mekanik. Dia berharap timÂnya bisa mengambil tindakan ceÂpat untuk menyelesaikan maÂsalah tersebut.
“Lebih dari pada itu, aku berÂjuang dengan lemahnya cengÂkramÂan. Itu berefek pada keÂawetan ban Pirelli-ku karena tingÂkat degradasinya amat tinggi jika dibandingkan dengan mobil milik Sebastian,†keluhnya.
Meski demikian, Webber meÂngaku balapan seri kedua di SirÂkuit Sepang, Malaysia 10 April menÂdatang bakal berjalan meÂnarik. Katanya, kondisi cuaca paÂnas dan kelembaban akan menÂdorong suhu ban kepada teÂritori yang belum dipetakan.
“Semua tes musim dingin di Eropa dilakukan di dalam konÂdisi yang sejuk dan meskipun Melbourne lebih panas tapi tidak bisa disamakan dengan MalayÂsia. Balapan nanti pasti akan menarik,†tandasnya.
[RM]
BERITA TERKAIT: