Dikabarkan, pebalap McLaren itu merogohkan kocek cukup beÂsar untuk para korban. RenÂcaÂnaÂnya, bantuan tersebut akan diÂseÂrahkan langsung oleh Button buÂlan depan saat berÂkunÂjung ke negeri ‘Matahari Terbit’ itu.
“Saya berharap bisa berada di JeÂpang setelah Grand Prix, itu jika saya mendapatkan izin. Jika seÂmua sudah tenang, maka saya akan pergi ke negara tersebut. Ini sangat personal buat saya,†ujar pebalap asal Inggris itu dikutip
Daily Mail.Button mengaku mempunyai ikaÂtan emosional tinggi pada JeÂpang. Selain sang kekasih berÂkeÂwarÂganegaraan Jepang, dia juga perÂnah membela tim pabrikan asal Jepang yakni tim Honda seÂlama enam tahun, sebelum pindah ke Brawn GP dan McLaren.
“Selain pacar saya (Michibata) berÂwarganegara Jepang, saya juga pernah bekerja dengan salah satu perusahaan Jepang, Honda dan saya juga memiliki banyak teman dari negeri sakura itu,†lanjutnya.
Button berharap warga Jepang yang tertimpa musibah bisa tetap tegar dan bersemangat mengÂhaÂdapi cobaan tersebut. “MaÂsaÂlahÂnya adalah, saya rasa orang JeÂpang tidak mau meminta banÂtuan secara langsung. Namun, kaÂmi seharusnya tidak perlu menunggu bila ingin membantu mereka,†katanya.
Seperti diketahui, pada 11 MaÂret lalu, Jepang terjadi gempa berkekuatan 9 skala richter yang meÂnimbulkan tsunami dan meÂnyeÂbabkan 10 ribu orang tewas dan 17.400 masih belum diÂkeÂtaÂhui nasibnya.
Saat kejadian tersebut, Button semÂpat khawatir dengan keadaan kekasihnya yang sedang berada di negara tersebut. Di mana MiÂchibata, sedang berada di studion baÂwah tanah melakukan sesi peÂmoÂtretan, sehingga dia harus lari leÂwat tangga darurat dan akhirÂnya selamat dari maut.
[RM]
BERITA TERKAIT: