Seperti diketahui, pada musim laÂlu di GP Jerman, tim
Kuda JingÂkrak, julukan Ferrari, meÂlaÂkukan praktek kontroversial meÂmerintahkan Massa yang saat itu berada di depan untuk mengalah dan memberikan jalan pada reÂkannya Fernando Alonso. PaÂdaÂhal, Massa berpeluang naik poÂdium pertama, tapi harus meÂreÂlaÂkan pada Alonso atas instruksi Ferrari.
Atas praktek tersebut, Ferrai dan Alonso langsung kebanjiran kritik dan kecaman. Bahkan, Massa juga ikut dikecam karena ikut mendukungnya.
Meski musim depan praktek
team order sudah dilegalkan. MasÂsa mengaku belum bisa meÂluÂpakan kesalahannya itu dan berÂniat untuk menghapusnya. Dia berjanji akan menghapus dosa itu dengan meraih keÂmeÂnangan sebanyak-banyaknya.
“Orang-orang sangat mengÂingat insiden itu. Memang seÂbuah kemenangan lebih mudah diÂlupakan dari pada kejadian memalukan itu,†kata Massa.
“Pengalaman itu memang tiÂdak mengenakan. Tapi itu bukan seÂsuatu yang terpaku di piÂkiÂranku. Saya akan mengÂhenÂtikannya dengan memenangi seÂtiap balapan,†tambahnya.
Selain itu, Massa juga berÂteÂkad untuk membuktikan pada timÂnya bahwa dia bukan pebalap noÂmor dua. Di mana Ferrari leÂbih memprioritaskan Alonso disbanding Massa.
“Keputusan Ferrari memilih seÂÂorang pembalap dalam keÂsemÂpatan untuk memÂperÂeÂbutÂkan gelar juara, menjadikan peluang tim sangat tipis,†tandasnya.
Dari hasil uji coba pra musim terÂakhir di Sirkuit Jerez, Massa menunjukkan kesuksesannya dengan mencatat waktu terÂceÂpat.
[RM]
BERITA TERKAIT: