"Jangan tunggu muncul gerakan rakyat yang lebih besar. Saatnya Presiden mengintervensi PSSI," ujar pengamat sepakbola IGK Manila kepada
Rakyat Merdeka Online (Selasa, 22/2).
IGK Manila mengungkapkan, jika pemerintah berani mengambil langkah tegas ke PSSI, pasti akan didukung rakyat.
"Inilah saatnya para pemimpin negeri ini buka mata dan telinga mendengar aspirasi rakyat," tandasnya.
Mantan manajer tim nasional Indonesia ini mengatakan PSSI di bawah Nurdin, seenaknya menafsirkan statuta FIFA. Misalnya tentang status Ketua Umum yang tidak boleh eks narapidana. Namun, statuta ini direkayasa menjadi "tidak sedang diproses hukum".
[ono]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: