Dengan membawa lima spanduk merah ukuran besar yang berisi tuntutan Revolusi PSSI, massa mengepung kantor PSSI. "Tuntutan kita hanya revolusi. Nurdin Halid harus turun," teriak Koordinator Boromania, Priyanto Jasmo.
Priyanto menegaskan, pihaknya tidak akan pulang sebelum Nurdin turun dari jabatannya. "Kita akan tetap di sini sampai Nurdin mau turun," katanya.
Dia memastikan, aksi tuntut Nurdin ini tidak atas pesanan pihak tertentu. Pemicu aksi adalah keprihatinan para suporter sepakbola di seluruh Indonesia.
"Ini inisiatif kita-kita saja. Kita kontak-kontak dengan teman suporter lain, dan akhirnya sepakat untuk aksi," tukasnya.
Sesepuh suporter Boromania, M Basar, menegaskan, ongkos massa dari Jawa Timur ke Jakarta murni biaya sendiri. "Ada yang sampai jual ayam, jual HP. Tapi enggak apa-apa asal Nurdin bisa turun," katanya.
Para suporter mengaku baru tiba di Jakarta pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Selain dari Bojonegoro, kata Priyanto, akan menyusul para suporter dari Semarang, Pasuruan, Samarinda, Aceh, dan Kediri.
[ald]
BERITA TERKAIT: