Dari pantauan
Rakyat Merdeka Online hingga beberapa menit lalu di depan kantor PSSI (Selasa, 22/2), satu kompi kepolisian sudah bersiap-siap dan telah melakukan apel persiapan mengantisipasi pendudukan itu. Kepolisian juga menyiagakan tiga ekor anjing kepolisian untuk membubarkan massa.
Sementara itu, belum banyak peserta aksi "Revolusi PSSI" itu yang tampak di GBK. Dari pantauan, baru tampak beberapa orang saja mengenakan kostum Timnas Garuda yang duduk-duduk tidak jauh dari kantor PSSI.
Sebelumnya, di kalangan masyarakat beredar seruan aksi melalui pesan singkat maupun jejaring sosial yang isinya:
"‎​Undangan Terbuka "REVOLUSI MERAH-PUTIH": Datang dengan kaos timnas sepakbola Indonesia, kaos/polo-shirt/kemeja warna merah atau warna putih ke kantor PSSI di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta mulai Selasa 22/2 sampai Nurdin Halid-Nirwan D. Bakrie-Nugraha Besus Cs. turun dari kepemimpinan PSSI! (Tolong bantu sebarkan undangan terbuka ini kepada seluruh masyarakat pencinta sepakbola nasional Indonesia)."
[ald]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: