Ada yang mendukung Nurdin, ada pula yang membela George Toisutta. Bagi pendukung NuÂrdin, Ketua Umum PSSI sejak 2003 ini dinilai lebih memiliki jiÂwa bola dan lebih berÂpeÂngaÂlaÂman dibanding Toisutta.
“Urusan sepakbola sebaiknya seÂrahkan ke orang bola. Pejabat negara sebaiknya tidak meÂmimÂpin organisasi olahraga. Kayak tiÂdak ada kerjaan lain saja. OrÂganisasi olahraga tidak bisa diÂurus sambil lalu, apalagi kalau samÂpai ada poÂliÂtisasi,†kata HenÂdardi, peÂnyuka sepakbola yang sehari-harinya adalah Ketua Badan PengÂurus Setara (Institute for DeÂÂmocracy and Peace), di JaÂkarta, kemarin.
Namun, bukan berarti Nurdin tak menyandang beban. BeÂbeÂraÂpa kasus korupsi, seperti kasus koÂrupsi APBD Samarinda yang digunakan untuk membiayai Persisam Samarinda, ikut meÂnyebut-nyebut nama Nurdin.
BeÂberapa pihak sudah menÂdesak agar KPK mengusut kasus ini. NurÂdin pun mengaku siap suÂpaÂya kasusnya menjadi jelas .
Aidil Fitri, bekas manajer PerÂsisam Samarinda telah divonis terÂkait kasus korupsi APBD. DaÂlam persidangan, dia menyebut beÂberapa nama pengurus PSSI terkait aliran dananya.
Fakta di persidangan ini telah diklaÂriÂfiÂkasi dan dibantah oleh PSSI. PenÂgurus PSSI, lewat Nugraha BeÂsoes membantah ada pengÂurus PSSI yang terlibat.
Kongres PSSI akan digelar 26 Maret 2011 di Pan Pasific, NirÂwaÂna Bali Resort, Tanah Lot. AgenÂda utama Kongres adalah meÂneÂtapÂkan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan angÂgota Exco PSSI periode 2011-2015.
Empat bakal calon ketua umum adalah Nurdin Halid, Nirwan DerÂmaÂwan Bakrie, Pengusaha Arifin Panigoro dan KSAD JenÂdeÂral George ToiÂsutÂta.
[RM]
BERITA TERKAIT: