Di kancah Seri A, Napoli saat ini adalah salah satu kandidat kuat peraih Scudetto, mengaÂlahÂkan juara bertahan Inter Milan dan Juventus. Duduk di peÂringÂkat kedua dengan 49 poin, NaÂpoÂli hanya terpaut tiga poin dari peÂmuncak klasemen Milan. KeÂmeÂnangan tandang 2-0 atas RoÂma akhir pekan kemarin adalah bukÂti bahwa Napoli telah berÂkemÂbang dengan sangat pesat daÂlam beberapa musim terakhir.
Sayangnya hal berbeda terjadi di kompetisi liga Eropa. Berada satu grup dengan Liverpool di Grup K, Napoli hanya mampu meÂraih satu kemenangan dari enam pertanÂdingÂan, sementara empat berakhir imbang, dan seÂkali kalah. Posisi
runÂner-up yang diraih Parnetopei juga berbau keÂberuntungan mengingat selisih poin di Grup K sangat ketat. NaÂmun hal tersebut tak mengurangi raÂsa percaya diri Napoli mengÂhaÂdapi Villarreal.
“Di samping tujuan dan suÂlitÂnya laga nanti, ada kebanggaan dan keberanian bermain meÂlaÂwan tim di luar Italia. MeÂruÂpaÂkan tantangan yang prestisius yang bakal memÂbuat tim ini leÂbih berÂkembang,†seru pelatih Walter Mazzari.
Hal berbeda terjadi di kubu VilÂlaÂrreal. Mereka sukses tampil cukup impresif baik di kompetisi domestik maupun Liga Eropa. Si Kapal Selam Kuning berhasil lolos ke babak 16 besar setelah meÂmuncaki klasemen Grup D dengÂan 12 poin dari empat keÂmenangan dan dua kali kalah. HaÂsil positif berlanjut ke La Liga saat ini Villarreal duduk di posisi emÂpat yang merupakan zona aman memasuki Liga ChamÂpions musim depan.
Satu-satunya hal mengganggu adaÂlah dua kekalahan beruntun yang diterima skuad Juan Carlos Garrido saat kontra Levante dan DÂeportivo. Hal ini tentunya menÂjadi pekerjaan rumah untuk sang peÂlatih agar dua kekalahan meÂngeÂjutkan tersebut tak merembet kaÂla melawat ke stadion San PaoÂlo markas Napoli.
“Hasil selalu mempengaruhi anaÂlisis, kami telah bekerja dengÂÂan sangat keras pada laga terÂsebut (melawan Deportivo), teÂtaÂpi kekalahan ini sangat meÂnyakitkan, dan kami harus seÂgera meresponnya baik di pentas Eropa maupun di La Liga,†kata Garrido.
[RM]
BERITA TERKAIT: