Hal itu dikatakan Sekjen PSSI NuÂgraha Besoes, anggota Exco PSSI 2007-2011 Ibnu Munzir, serÂta Wakil Ketua Tim Verifikasi HinÂca Pandjaitan dan jurubicara tim verifikasi Gusti Randa di JaÂkarta kemarin.
Nugraha dan Ibnu secara berÂganÂtian menyampaikan keteÂrangÂan mengenai pengunduran diri dari tiga anggota tim veriÂfiÂkaÂsi. Yakni, Muhammad Zein, keÂtua, Hinca Pandjaitan, wakil keÂtua, dan Togar Manahan Nero. AlaÂsan pengunduran diri ketiÂgaÂnya, dikarenakan masuknya naÂma mereka dalam jajaran 29 balon anggota Exco PSSI 2011-2015, yang sesuai ketentuan waÂjib diverifikasi.
Sesuai dengan ketentuan, perÂgantian nama ketiganya diÂlaÂkuÂkan melalui rapat Komite EkÂseÂkuÂtive PSSI, yang dilangÂsungÂkan Kamis (10/2) malam di SeÂkreÂtariat PSSI Senayan, yang diÂpimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. DaÂlam rapat Exco ini diputuska juÂga pengganti mereka. Yakni, SyaÂrif Bastaman, Sophar Maru Hutagalung, dan Hamka B Kadi.
Rapat Exco juga memutuskan adanya Komite Pemilihan, yang lingkup tugasnya jauh lebih luas diÂbanding tim verifikasi. DiÂsamÂping melakukan verifikasi, tugas KoÂmite Pemilihan juga memÂbuat aturan atau peraturan terkait Kongres Luar Biasa PSSI pada 19 Maret di Pulau Bintan, KepuÂlauÂan Riau.
Formasi Komite Pemilihan ini terÂdiri dari Syarif Bastaman seÂbaÂgai Ketua, Gusti Randa (Wakil KeÂtua), serta Trimedya PandjaiÂtan, Sarifuddin Sudding, Arteria DahÂlan, Sophar Maru HutaÂgaÂlung dan Hamka B Kadi.
Dalam formasi tim verifikasi seÂbelumnya terdapat nama NuÂgraÂha, yang disebutkan sebagai SeÂkretaris Tim Verifikasi. NaÂmun, nama Nugraha secara forÂmal tidak diterakan sebagai angÂgota dari Komite Pemilihan. MeÂnurut keterangan Ibnu Munzir, seÂbagai Sekjen, maka Nugraha berÂtugas memberikan service untuk melancarkan tugas-tugas dari Komite Pemilihan tersebut.
“Misalnya, mempersiapkan temÂpat untuk rapat-rapat meÂreÂka,†kata Ibnu Munzir, yang juga kemÂbali dicalonkan sebagai ExÂco PSSI 2011-2015.
Tentang Komite Banding, koÂmite ini diketuai oleh Prof Dr. Tjipta Lesmana, cendekiawan yang dikenal sangat menggemari seÂpakbola. Tjipta perÂnah menjÂadi pembicara dalam diskusi pada launching buku “Visi Indonesia 2020â€, berÂteÂpaÂtan dengan HUT ke-60 PSSI, April 2011nanti.
[RM]
BERITA TERKAIT: