Hingga giornata 24, Parma beÂrada di bibir zona degradasi dengÂan selisih empat poin dari poÂsisi 17. Sedangkan Milan maÂsih memimpin sebagai klasemen seÂmentara dengan hanya selisih tiga poin dari peringkat kedua NaÂpoli.
Menilik dari posisi Parma, waÂjar saja jika para pemain GialÂloblu mengusung misi tidak boÂleh tersandung di San Siro. PaÂsalÂnya posisi mereka dipastikan akan terancam seandainya meÂneÂlan kekalahan.
“Kami memang harus bisa perÂgi ke sana dengan berjuang keÂras bermain dalam cara kami senÂdiri serta tanpa perlu ada rasa keÂtakutan. Satu-satunya anÂcaÂman itu justru berasal dari dalam diri kami sendiri. Saya berÂpenÂdaÂpat kami ini sebenarnya mamÂpu untuk mendapatkan sebuah haÂsil yang menggembirakan,†kata Giovinco dalam situs resmi klubnya.
Namun Parma datang ke San Siro tidak dengan kondisi bagus. Tim asuhan Pasquale Marino kalah dua kali dalam tiga laga terÂakhir. Tapi, penyerang baru CarÂvalho Amauri pekan lalu muÂlai mencetak gol. Itu memÂbangÂkitÂkan semangat tim.
“Kami akan mencari mukjizat saat melawan Milan. Kami tahu tak boleh memberikan ruang seÂdikitpun,†imbuh striker senior Hernan Crespo.
Meski demikian, Milan buÂkanÂlah lawan yang bisa dianggap enÂteng. Meski dalam dua perÂtandingan terakhir, I Rossoneri diÂtahan Lazio 0-0 dan Genoa 1-1, tetapi dengan penyerang seÂkelas Zlatan Ibrahimovic, Pato, dan Cassano, Milan tetaplah laÂwan yang sangat berbahaya.
Selain itu, angin segar tengah menghinggapi AC Milan meÂnyuÂsul kembalinya Alessandro NesÂta yang absen sejak 23 JaÂnuari 2011 karena cedera bahu. Bek 34 tahun tersebut sudah terÂlihat menjalani latihan secara peÂnuh bersama Milan, Selasa 8 FeÂbruari 2011, dan tidak mengeluh keÂsakitan di bagian bahunya. Kemungkinan besar Nesta akan tamÂpil.
[RM]
BERITA TERKAIT: