Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Pesta Ray Allen Dirusak Lakers

Sabtu, 12 Februari 2011, 01:18 WIB
Pesta Ray Allen Dirusak Lakers
LA Lakers
RMOL. Pemain pilar Boston Celtics, Ray Allen boleh saja bangga  me­nyan­dang ‘Raja Three Point’. Tapi sa­yang, momen tersebut tidak di­ba­rengi dengan kesuksesan tim­nya, karena harus tumbang dari juara bertahan LA Lakers 92-86.

Padahal di laga tersebut, Cel­tics seperti sudah menggenggam ke­menangan sejak memimpin di kuarter kedua. Di tambah lagi ada pemecahan rekor yang di­buat Allen dengan mencatat tem­ba­kan tiga angka sebanyak 2.561, mengalahkan catatan be­kas pemain Indiana Pacers, Reg­gie Miller yang telah bertahan se­lama enam tahun.

Karena prestasinya tersebut, la­ga sempat dihentikan wasit be­­be­rapa menit untuk memberi peng­hormatan kepada Allen. Se­­lu­ruh rekan, keluarga, dan offi­­cial memberi ucapan se­la­mat ke­pada pemain 35 tahun ter­sebut. Tak ketinggalan bin­tang Lakers Kobe Bryant dan Miller juga memberi selamat kepada Allen.

“Jika saja saya mampu sem­bu­nyikan perasaan gembira ini, sa­ya bakal melakukannya. Saya se­dikit malu karena terlalu ba­nyak perhatian atas rekor yang saya buat ini. Ini adalah olahraga tim, jadi saya tak pernah me­ra­sa­kan dukungan individu seperti ini,” urai Allen saat jeda waktu.

“Ini momen yang sangat luar bia­sa. Saya akan mengingatnya seumur hidup,” tambahnya.

Sayangnya, rasa bahagia Allen ru­sak karena dikeluarkannya di­rinya di kuarter kedua karena foul trouble dan timnya kalah dari Lakers. Sempat unggul 53-45 di paruh pertama, Celtics tan­pa Allen tak mampu menahan ke­bangkitan Bryant Cs di paruh ke­dua untuk meraih ke­me­nang­an 92-86.

Duo pemain Lakers, Kobe Bryant dan Pau Gasol menjadi aktor kesuk­se­san Lakers mem­ba­las keka­la­han dari Celtics di per­temuan per­­tama. Kobe men­ce­tak angka ter­banyak 23 poin, sedangkan Gasol sebagai top performer tim dengan 20 poin dan 10 rebound.

Sementara Allen tampil se­ba­gai pengoleksi angka terbanyak Cel­tics meski terkena foul trou­ble. Allen mengoleksi 20 angka, di­ikuti Paul Pierce dengan 15 poin dan raihan 12 angka yang masing-masing dicetak Rajon Rondo dan Kendrick Perkins.

Di tempat terpisah, pelatih le­gen­daris Utah Jazz, Jerry Sloan, akhir­nya memutuskan pensiun dari pelatih Jazz yang sudah di­ta­ngani sejak 9 Desember 1988. Di­akui­nya, pelatih 68 tahun yang me­mulai karier kepelatihannya sejak 1979 itu merasa sudah tak kuat lagi melanjutkan pe­ker­jaannya.

“Saya merasa ini adalah waktu yang tepat buat pensiun karena energi saya sudah tinggal sedikit. Saya diberkahi karena bisa sa­ngat lama berada di satu or­ga­ni­sa­si. Setelah melewati ini, aku akan merasa lebih baik,” tutur pelatih yang sempat menukangi Chicago Bulls selama tiga tahun sebelum hengkang ke Jazz itu.

Selama 23 musim membesut Jazz, Sloan adalah satu-satunya pelatih NBA yang memenangi 1.000 game dengan satu tim. Ia mencapainya pada 7 November lalu melawan Oklahoma City Thun­der. Sampai sebelum Sloan mun­dur, Jazz membukukan sta­tistik 31-23 di musim ini. Ke­ka­lahan dari Bulls dua hari lalu menjadi partai terakhir Sloan ber­sama klubnya tersebut.

Pengunduran diri Sloan sudah dit­erima pihak manajemen Jazz dan mereka langsung menunjuk asisten Tyrone Corbin sebagai pe­latih baru.   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA