Bermain di kandang senÂdiÂri, di babak pertama JerÂman lebih banyak berÂtaÂhan. Meski deÂmikian, mereka berhasil menÂcuÂri angka di menit ke-16 lewat ThoÂmas Mueller usai meÂmanÂfaaÂtkan umpan Mesut Oezil. KeÂunggulan ini tak mampu diÂpertahankan JerÂman. Pada babak kedua, menit ke-81, ItaÂlia berhasil meÂnyaÂmakan keÂduÂdukan lewat gol Giuseppe Rossi.
Seusai laga, Schweini meÂnilai laga melawan Italia berÂlangÂsung cukup ketat. Namun dia meyakini bahwa Der Panzer seharusnya bisa mencetak lebih dari satu gol.
“Memang pertandingan tadi berÂÂlangsung cukup sulit. SungÂguh mengecewakan kami tidak mamÂpu mencetak gol lebih baÂnyak lagi,†ujar SchweinsÂteiÂger kepada
Associated Press usai pertandingan.
Gelandang BaÂyern Muenchen ini mengakui bahwa Jerman memiliki kualitas teknik yang lebih baik dari rival mereka di semifinal Piala Dunia 2006 itu. Namun, seÂmuaÂnya tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia optimis suatu saat nanti Jerman bisa mengalahkan
Azzurri.“Kami adalah tim yang berÂusaha untuk mendominasi jaÂlanÂnya pertandingan melalui teknik perÂmainan yang kami miliki. TaÂpi, ternyata hal itu tidak berjalan muÂlus. Saya yakin suatu saat nanti kami mampu mengalahkan Italia,†ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh pelatih Jerman Joachim Loew. Meski puas dengan peÂnamÂÂpilan anak asuhnya, naÂmun Loew tak bisa meÂnyemÂbuÂnyiÂkan sedikit kekecewaannya. MeÂnurut sang pelatih, tim sehÂaÂrusÂnya bisa menang 2-0.
“Secara keseluruhan, ini meÂruÂpakan pertandingan yang meÂnyeÂnangkan. Ini bisa menjadi tes baÂgus buat kedua tim. Kami suÂdah berusaha mengeluarkan keÂmamÂpuan terbaik kami dan berÂmain bagus. Tapi, kami tetap tak bisa menang. Dengan adanya baÂnyak peluang, seharusnya kami bisa menang 2-0. Italia adalah tim bagus dengan segudang taÂlenÂta,†ujar Loew kepada
KicÂker.de. [RM]
BERITA TERKAIT: