Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Chris John Pilih Daud Yordan

Belum Ada Kesepakatan Lawan Gamboa

Selasa, 08 Februari 2011, 06:05 WIB
Chris John Pilih Daud Yordan
Chris John
RMOL. Gelar juara dunia kelas bulu WBA, dipastikan tidak akan terbang ke negara lain. Karena,  Chris John akan menghadapi petinju senegara, Daud Yordan pada 17 April 2011 di Kemayoran, Jakarta.

“Saya memberi kesempatan pada Daud menantang saya, dia petinju bagus,” kata Chris John dalam jumpa pers bersama Daud Yordan di Jakarta, kemarin.

Ketika ditanya ke­siapannya, petinju pro no­mor satu Indonesia itu menga­takan siap. Namun, The Dragon, julukan Chris John tidak me­mastikan  akan meng-KO Daud.

“Saya delapan minggu berlatih di base camp di Perth, Australia, jadi saya rasa saya cukup siap, tentang KO nanti anda lihat sendirilah,” katanya.

Berbeda dengan Chris John, Daud Yordan justru mematok tar­get menang KO. “Ini perta­rungan 12 ronde, tapi saya rasa per­tarungan tidak akan me­ma­kan waktu sam­pai 12 ronde,” kata petinju pe­ringkat enam WBA itu.  “Saya akan bertarung dengan kemam­pu­an terbaik saya, saya ingin me­ngalahkannya,” tam­bah­nya.

Sementara itu, promotor Raja Sapta Oktohari menyatakan, perta­rungan itu merupakan per­tarungan dunia yang ke-14 kali bagi Chris John untuk mem­pe­r­tahankan gelar juara kelas bulu WBA.

“Ini pertarungan yang tidak men­jadikan masyarakat ber­de­bar karena siapa pun yang me­nang Chris John atau Daud Yor­dan, sama saja karena Indonesia lah yang menang,” kata pria yang bisa disapa Okto itu.

Ketika ditanya be­rapa bayaran yang bakal dite­rima oleh kedua petinju, Okto tidak me­nyebutkan secara rinci. “Ti­dak perlulah di­se­butkan tentang bayaran pe­tinju, yang jelas me­reka berdua ber­tarung untuk bang­­­sa,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan oleh International Matchmaker, Sampson Picasso Lewkowicz. Duel Chris John dengan Cino, kata Sampson, me­­rupakan ajang pembuktian sia­pa yang terbaik dia ntara me­reka. “Selalu ada juara di atas juara. Ini saat pembuktian,” ce­tus Sampson.

Dia juga menje­las­kan bahwa pada saat bersamaan Chris John seharusnya melakoni mandatory fight melawan Yu­rior­kis Gamboa, namun setelah ber­bicara kepada promotor Top Rank, Bob Arum mengenai esensi pertarungan ini, akhirnya dia mau mengerti.

“Ini bukan trik menghindar. Se­mua petinju harus siap ber­temu lawannya. Jika kalah Chris John akan kehilangan gelar su­per­champions dan Cino yang nan­ti maju melawan Gamboa,” kata Sampson. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA