Manajer Sriwijaya FC, HenÂdri Zainudin mengaku telah meÂnyiapkan tiket peÂsawat unÂtuk Okto. Hendri seÂolah tidak mau tahu dengÂan posisi Okto yang saat ini tengah konÂsenÂtraÂsi menÂjaÂlani latihan tim naÂsioÂnal di bawah asuhan pelatih AlÂfred Riedl. Pemain yang seÂbeÂlumÂnya bermain di ajang Piala AFF 2010 ini, kembali diÂpangÂgil mengikuti pelatÂnas tim U-23 untuk pra-OlimÂpiade mengÂhaÂdapi TurÂkÂmenistan di Jakarta 23 FeÂbruari dan di TurÂkÂmeÂnistan 9 Maret mendatang.
“Okto harus kembali, saya tiÂdak perlu lagi ngomong dengÂan BTN (Badan Tim Nasional). Kurnia Meiga (kiÂper Arema InÂdonesia) saja diijinkan beÂlum bergabung dan tetap bermain untuk Arema, kenapa Okto tidak?†kata Hendri kemarin.
Hendri menyebut BTN teÂbang pilih, seharusnya peÂraÂturan ditegakkan tidak memÂberikan keistimewaan terÂhadap klub tertentu. MiÂsalÂnya seperti Kurnia Meiga yang seharusnya tidak diÂizinÂÂkan bermain untuk AreÂma, tapi BTN tetap memÂbeÂrikan izin. “Kalau kami minÂta satu, Okto, bukankah maÂsih ada Gunawan Dwi Cahyo dan Rahmat Latif?†katanya.
Menanggapi pernyataan maÂnajemen Sriwijaya FC, pelatih timnas Alfred Riedl mengaku keÂcewa dengan perlakuan Sriwijaya FC terÂhaÂdap pemain berdarah PaÂpua ini usai tampil memÂbela Merah Putih di perÂhelatan Piala AFF 2010, Desember lalu.
Sikap manajemen SriÂwiÂjaÂya FC itu ternyata membuat Riedl sakit hati. Seusai mengÂgelar latihan timnas paÂda Kamis (26/1), Riedl meÂnyaÂtakan tidak bisa meÂneÂrima perlakuan Sriwijaya terÂhadap Oktovianus tersebut.
Mantan pelatih Palestina itu tiÂdak mengerti dengan sikap maÂnajemen Sriwijaya yang mengÂancam akan meÂmotong gaji Okto jika peÂmain asal PaÂpua itu tidak puÂlang.
“PerÂlaÂkuÂan seperti itu tidak bisa saya teÂriÂma. BaÂgaimanapun saya akan tetap mempertahankannya,†tuÂkas Riedl. “Saya sudah menÂceÂritakan kasus ini kepada Mr. Iman (Arif, deputi teknis BaÂdan Tim Nasional)
Sementara itu Okto akhirÂnya beÂrada dalam posisi yang tidak mengenakan, satu sisi ingin berÂÂbakti kepada negara disisi lain dirinya juga ingin berbuat seÂsuatu kepada klub yang telah mengontraknya sehingga diriÂnya enggan meninggalkan SFC.
“Enggak maulah (meÂningÂgalkan Sriwijaya-red) karena Sriwijaya tim besar. Selain itu, aku masuk timnas karena Sriwijaya. Bukan berkat timÂnas,†ujar Okto. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: