Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

BTN Dituding Tebang Pilih

Wong Kito Minta Okto Dipulangkan

Jumat, 28 Januari 2011, 02:40 WIB
BTN Dituding Tebang Pilih
Ok­tovianus Maniani
RMOL.Manajemen Sriwijaya FC  te­tap ngotot meng­ingin­kan Ok­tovianus Maniani ke­mbali ke klubnya. Mereka meng­ingin­kan pemain ke­lahiran Jarapura, 20 tahun ini membela klubnya dalam laga tandang ke markas Per­sipura Jayaraya Ahad (30/1) besok dan ke markas Per­si­wa Wamena, 2 Februari men­­datang.

Manajer Sriwijaya FC, Hen­dri Zainudin mengaku telah me­nyiapkan tiket pe­sawat un­tuk Okto. Hendri se­olah tidak mau tahu deng­an posisi Okto yang saat ini tengah kon­sen­tra­si men­ja­lani latihan tim na­sio­nal di bawah asuhan pelatih Al­fred Riedl. Pemain yang se­be­lum­nya bermain di ajang Piala AFF 2010 ini, kembali di­pang­gil mengikuti pelat­nas tim U-23 untuk pra-Olim­piade meng­ha­dapi Tur­k­menistan di Jakarta 23 Fe­bruari dan di Tur­k­me­nistan 9 Maret mendatang.

“Okto harus kembali, saya ti­dak perlu lagi ngomong deng­an BTN (Badan Tim Nasional). Kurnia Meiga (ki­per Arema In­donesia) saja diijinkan be­lum bergabung dan tetap bermain untuk Arema, kenapa Okto tidak?” kata Hendri kemarin.

Hendri menyebut BTN te­bang pilih, seharusnya pe­ra­turan ditegakkan tidak mem­berikan keistimewaan ter­hadap klub tertentu. Mi­sal­nya seperti Kurnia Meiga yang seharusnya tidak di­izin­­kan bermain untuk Are­ma, tapi BTN tetap mem­be­rikan izin. “Kalau kami min­ta satu, Okto, bukankah ma­sih ada Gunawan Dwi Cahyo dan Rahmat Latif?” katanya.

Menanggapi pernyataan ma­najemen Sriwijaya FC, pelatih timnas Alfred Riedl mengaku ke­cewa dengan perlakuan Sriwijaya FC ter­ha­dap  pemain berdarah Pa­pua ini usai tampil mem­bela Merah Putih di per­helatan Piala AFF 2010, Desember lalu.

Sikap manajemen Sri­wi­ja­ya FC itu ternyata membuat Riedl sakit hati. Seusai meng­gelar latihan timnas pa­da Kamis (26/1), Riedl me­nya­takan tidak bisa me­ne­rima perlakuan Sriwijaya ter­hadap Oktovianus tersebut.

Mantan pelatih Palestina itu ti­dak mengerti dengan sikap ma­najemen Sriwijaya yang meng­ancam akan me­motong gaji Okto jika pe­main asal Pa­pua itu tidak pu­lang.

“Per­la­ku­an seperti itu tidak bisa saya te­ri­ma. Ba­gaimanapun saya akan tetap mempertahankannya,” tu­kas Riedl. “Saya sudah men­ce­ritakan kasus ini kepada Mr. Iman (Arif, deputi teknis Ba­dan Tim Nasional)

Sementara itu Okto akhir­nya be­rada dalam posisi yang tidak mengenakan, satu sisi ingin ber­­bakti kepada negara disisi lain  dirinya juga ingin berbuat se­suatu kepada klub yang telah mengontraknya sehingga diri­nya enggan meninggalkan SFC.

“Enggak maulah (me­ning­galkan Sriwijaya-red) karena Sriwijaya tim besar. Selain itu, aku masuk timnas karena Sriwijaya. Bukan berkat tim­nas,” ujar Okto. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA