Hal itu ditegaskan bekas juara duÂnia F1 empat kali, Alain Prost seÂperti dilansir Koran Swiss
Le Matin Dimanche. Menurutnya, fakÂtor usia akan menjadi kendala SchuÂmi, karena sudah berusia 42 tahun.
“Keputusan Michael untuk kemÂbali ke F1 adalah keputusan priÂbadi dan saya mengÂhorÂmaÂtiÂnya. Saya rasa mustahil, di usiaÂnya sekarang ini, dia kembali meÂneÂmukan perform terbaik. NaÂmun, saya berharap dia memÂbukÂtikan bahwa saya salah,†kata Prost.
Meski sudah pensiun dari dunia F1, Prost yang menjuarai F1 pada tahun 1985, 1986, 1989 dan 1993 itu tetap mengikuti perÂkembangan F1. Bahkan, di usiaÂnya yang sudah 55 tahun, dia teÂtap mencoba mengitari beberapa lap dengan mobil baru guna meÂngetahui perkembangan tekÂnoÂloÂgi, yang membuat dirinya terÂpesona.
Seperti diketahui, Schumi yang kini membela Mercedes meÂnargetkan juara sekaligus menambah koleksi gelar juara dunianya menjadi delapan kali. Kata Prost, pernyataan Schumi tidak realistis sehingga tekadnya dianggap mustahil.
Kritikan juga dilontarkan juara duÂnia tiga kali, Niki Lauda bahÂwa Schumi harus memberikan keÂsemÂpatan pada pebalap muda termasuk rekan setimnya Nico RosÂberg.
“Michael mengalami kesulitan daÂlam beradaptasi. Lebih jauh, dia harus bersaing dengan baÂnyak pembalap muda yang saÂngat bernafsu mengalahkannya. TerÂmasuk Rosberg, yang sangat cepat,†tutur Lauda kepada haÂrian Spanyol
El Pais.Sementara itu, meski peÂnamÂpilan Schumi mengecewakan di muÂsim balapan 2010, pihak timÂnya belum mau mencoretnya. Bos Marcedes, Ross Brawn yaÂkin pebalap andalannya akan tampil maksimal di balapan 2011.
“Saya tidak pernah meragukan keÂhadiran Michael di tim ini. SeÂbab, saya sangat mengerti betapa dia menginginkan sebuah mobil yang sangat kompetitif,†kata Brawn baru-baru ini.
[RM]
BERITA TERKAIT: