Villarreal berhasil unggul ceÂpat lewat gol Cani pada menit tuÂjuh. Namun Cristiano Ronaldo meÂnyamakan dua menit kemuÂdian. Tim Kapal Selam Kuning kembali unggul pada menit ke 18 lewat Marcos Ruben, tetapi lagi-lagi untuk disamakan Ronaldo sebelum turun minum.
Di babak kedua Madrid semaÂkin tidak terbendung. Hasilnya, Ronaldo menggenapkan hattrick paÂda menit 79 sebelum keÂmuÂdiÂan diikuti oleh gol Ricardo Kaka di menit ke-82.
Laga ini sempat diwarnai insiden kecil setelah gol KaÂka. Saat itu pelatih Real Madrid Jose Mourinho tampak sangat berÂÂsemangat merayakan gol.
The Special One melakukan itu di depan bangku cadangan VillarÂreal, meski pandangannya terÂtaÂtap kepada para suporter Madrid yang ada di belakang
bench. Kontan saja, sejumlah pihak di kubu Villarreal tampak emoÂsioÂnal menanggapi hal itu. Sempat terÂjadi “keributan†kecil karena pemain cadangan Villareal melempari Mourinho dengan botol minuman. Setelah dilempari botol, Mourinho kembali ke bench Madrid dan tetap melambaikan tangan. Dia dinilai memprovokasi.
Namun ketika dikofirmasi, MoÂurinho mengaku dirinya meÂlaÂkukan hal itu bukan untuk memÂprovokasi para pemain VilÂlareal. Menurutnya, selebrasinya diÂlakukan karena dia ingin meÂraÂyakan gol bersama anaknya.
“Saya bersumpah, saya meÂraÂyakan gol dengan anak saya yang duduk di belakang
bench. SeÂmentara pihak mereka berÂpikir saya membikin masalah,†ujar Mourinho.
Sementara itu, pelatih tim taÂmu Javier Garrido mengaku maÂsalah antara Mourinho dengan timÂnya sudah selesai. MenÂuÂrutÂnya semua itu hanyalah salah paham.
“Saya pikir Mourinho ingin meÂraÂyakan gol bersama fans dan para pemain saya mengÂinÂterÂpreÂtasikannya berbeda, dan wasit mengusir Cani,†ujar Garrido keÂpada
Reuters.Lebih lanjut lagi, Garrido mengÂaku kecewa dengan keÂpemimÂpinan wasit sehingga menyeÂbabÂkan timnya menelan keÂkalahan 4-2 dari tuan rumah Madrid.
“Setidaknya ada tiga pemain Real Madrid yang harus menÂdaÂpat kartu kuning, tapi saya tidak melihat itu dilakukan oleh wasit. Saya tidak tahu kriteria apa yang dibuat wasit,†ujar Garrido.
[RM]
BERITA TERKAIT: